Diduga BNPB Aceh Tengah Lumbung Korupsi Modal “Pilkada” Tuan Maunya Apa…?

img_7660

d82b08b5-d744-493c-b123-421ca0c0c2c9-9519-0000079c7158af62_tmpToskomi.com || Takengon,Terkait bencana alam yang disebabkan gempa bumi di dataran tanah Gayo kabupaten Aceh Tengah Prov Aceh Tahun 2015 yang lalu, BNPB mengusulkan anggaran yang di peruntukan untuk bencana alam

Kendatipun demikian pembangunan sarana prasarana yang dikerjakan dibawah BNPB terkesan asal jadi layaknya proyek siluman, karena hampir semua Tanpa menggunakan plang proyek

Hasil investigasi wartawan media ini, Kamis (27-10-2016) menemukan pekerjaan di relokasi pusat gempa bumi dikampung Bah Serempah, baik pengaspalan maupun drainase proyek asal-asalan

Salah satu warga di lokasi tersebut yang berinisial AR mengatakan kalau aspal yang dibuat menjadi hitam karena dimasukan ban yang sudah dibakar sehingga menjadi hitam pekat namun tidak mengikat lapisan batu maupun pasir

Saat dikonfirmasi dengan pimpinan proyek CV BICER SARA INE alamat Tan Saril atas nama Oteh, beliau menjelaskan kalau proyek ini sudah diawasi oleh CV BIMA CIPTA KONSULTAN dan dikerjakan langsung didepan Gusti, sebagai PPTK dari BPBD

Kalaupun ada kekurangan itu mustahil, karena sudah sesuai dengan prosedur, ujar Oteh, namun saat wartawan menanyakan kenapa aspalnya masih bisa diambil dengan tangan, sementara pekerjaannya sudah hampir sebulan

Oteh menerangkan apa masalahnya kok bisa seperti itu, dengan rasa tak percaya, saat wartawan media ini menunjukan video dan sample aspal kepadanya, Oteh menjelaskan kalau dia akan memperbaiki kesalahan ini

Adapun Gusti sebagai PPTK saat di jumpai di kantor BNPB, saat dimintai keterangan terkait masalah ini, beliau mengatakan akan memanggil kontraktor yg mengerjakan pekerjaan bencana alam ini, adapun anggaran bencana ini sekitar 18 milyar lebih, ujar Gusti, kalau perlu kita akan menahan penarikan anggaran berikutnya, tegas Gusti

Kendatipun demikian namun pencairan anggaran terus saja berlanjut, ada kesan permainan di proyek bencana alam ini, untuk itu agar pihak terkait dapat menindak lanjuti permasalahan ini. (Sumber : Suaranasionalnews.com)

Komentar

Loading...