Dikritik Bangun Rumah Dinas Disaat Pandemi, Arwin Mega Menjawab

Arwin-Mega

Takengon (11/8/2021)- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tengah, Arwin Mega menanggapi kritikan soal pembangunan rumah jabatan Ketua DPRK.

Sebelumnya Satria Darmawan  menyoroti anggaran pembangunan pavilium rumah ketua DPRK Aceh Tengah Arwin Mega yang berjumlah Rp 483.000.000 Renovasi itu dinilai tidak layak dilakukan di tengah pandemi Corona ini, apalagi saat ini masyarakat kabupaten Aceh Tengah sedang sulit perekonomian nya Akibat kebijakan PPKM. 

Baca: Aktivis Kecam Pembangunan Rumah Dinas Ketua DPRK Ditengah Pandemi

Politisi Partai Demokrasi Indoneseia Perjuangan tersebut kepada media ini mengungkapkan bahwa Pertama kami ucapkan terimakasih atas saran dan kritik yang disampaikan, sesama kita harus saling mengingatkan dan menasehati. Kami sangat mengapresiasi saran dan kritik yang disampaikan. Kata Arwin Mega.

Kedua ungkapnya kami juga sangat memahami situasi pandemi Covid-19 yang sedang kita hadapi saat ini, terlebih Kabupaten Aceh Tengah saat ini masih berstatus Zona Merah, daerah kita adalah daerah Wisata, ditengah status Zona Merah kami di DPRK juga terus mendorong agar tempat tempat wisata tetap dibuka dengan menerapkan prokes yang ketat, alhamdulillah hal ini disambut positif oleh eksekutif. 

Salah satu keputusannya Kata Arwin Mega kegiatan wisata bisa dilaksanakan dengan prokes yang ketat, dengan begitu kegiatan seperti camping dan kegiatan wisata lainnya tetap bisa dilaksanakan. 

“Ini kita ucapkan syukur alhamdulillah, kegiatan wisata bisa dibuka tentu akan membantu perekonomian masyarakat apalagi pelaku wisata itu sendiri” Kata Arwin Mega.

Ketiga kita harus sampaikan renovasi ini dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang ada saat ini, seringkali kita menerima tamu dengan kondisi rumah dinas yang sangat sempit, selain itu renovasi ini dibutuhkan untuk menampung tamu tamu dari luar daerah. 

Arwin Mega juga mengungkapkan banyak kegiatan yang terpaksa kami lakukan diluar rumah dinas dan menurut evaluasi kami kegiatan diluar rumah dinas justru memiliki resiko ditengah pandemi Covid-19, karena tidak dapat dikontrol dengan baik apalgi menerapkan prokes yang ketat. 

“Dengan adanya renovasi ini setidaknya dalam menerima dan dalam kegiatan kegiatan lainnya kita dapat mengontrol kegiatan dengan prokes yang sangat ketat” Tutup Arwin Mega.

Politisi Daerah Pemilihan Aceh Tengah IV tersebut juga sangat mengapresiasi kritikan terhadap lembannya. “Sekali lagi kami ucapkan terimakasih atas saran dan kritik yang disampaikan” Tutupnya. [Ahlaz Zikri]

Komentar

Loading...