Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI) DPC Aceh Tengah Bantu Korban Kebakaran

IMG_20210728_131214

TOSKOMI. COM II Redelong - Aksi galang dana Untuk korban kebakaran di pondok pesantren darussa' Adah kampung Bener kelipah kabupaten Benar meriah.

Sebelumnya telah terjadi kebakaran di pasantren tersebut menghanguskan sedikitnya 3 unit rumah yang terjadi pada 22 Juli 2021 sekira pukul 10:30 Wib.

Kegiatan galang dana tersebut melibatkan Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam GmnI DPC Aceh tengah

Aksi Penggalagan dana tersebut digelar dua hari pada tangal 25 - 26 Juli 2021 dilaksanakan di lampu merah depan polres dan di pertokoan di kota Takengon.

Aksi solidaritas kemanusiaan ini disambut antusias oleh masyarakat dengan meyumbangkan rupiah yang mereka masukan dalam wadah (kotak) sumbangan yang di sediakan oleh mahasiswa tersebut.

Ketua panitia, Era gustina mengatakan aksi pengalangan dana ini merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap sesama Para korban yang tengah membutuhkan uluran tangan dermawan untuk meringankan beban musibah yang tengah menimpa mereka.

"Aksi ini sebagai bentuk kepedulian Kami Sebagai mana bentuk wujud Inpelementasi,nasionalisme Bangsa ini. Oleh karena itu kita sebagai kaum nasionalis Perlu ikut serta secara langsung untuk membantu korban kebakaran di pondok pesantren darussa' Adah kampung Bener kelipah. Kab Bener Meriah" Ungkap era

Sementara itu Salah seorang kader GmnI lainya, irpan pebrianda dan di dampingi anggota lainnya berharap dengan pengalangan dana tersebut bisa membantu meringankan beban korban kebakaran.

" kami berharap dengan melakukan penggalagan dana ini bisa membantu meringankan beban korban kebakaran di pondok pesantren darussa' Adah. Kampung Bener kelipah kab Bener Meriah”

Irpan pebrianda juga mengatakan dalam 2 hari pengalangan dana sudah terkumpul sebanyak. 1.822.000 dana yang terkumpul langsung diserahkan pada hari selasa, 27/07/2021 Dengan Berbentuk sembako. Mereka berharap bantuan yang sudah di berikan kepada korban bencana kebakaran Bisa berguna untuk mereka yang sangat membutuhkan.

Ketua koordinator lapangan, Erpan yang sering di sapa Bram, juga menjelaskan, apa yang kami lakukan selain bertujuan sosial juga mendidik atau melatih mahasiswa peduli dan peka terhadap penderitaan warga.

“Agar mahasiswa peka terhadap sesama. Terutama yang menderita, Selain itu untuk memupuk rasa solidaritas dan nasionalisme, khususnya bagi kader Gmni Tolong menolong warisan leluhur kita, jangan ditinggal. Bahkan, harus ditumbuh kembangkan
Soal besarnya, tidak terlalu penting, Yang terpenting adalah kepedulian kita Menanamkan rasa cinta dan tolong menolong itu yang lebih utama,” tutup Erpan. (Dedi Ar)

Komentar

Loading...