Izin Alfamart, Pedagang Tradisional Takengon Mati Perlahan…?

Drs. H.Nasaruddin MM Mantan Bupati Aceh Tengah Saat mengunjungi pedang pasar paya ilang

TOSKOMI.COM ||Takengon- Pesatnya perkembangan Toko Modern (Alfamart dan Idomaret) telah membuat pedagang tradisional di aceh tengah merasa resah dan gundah gelana.

Hal ini lantaran akan beroperasinya toko modern (Alfamart)
yang sangat dekat dengan pasar tradisional di aceh tengah yaitu pasar paya ilang.

Masayarakat pedagang pasar tradisional paya ilang sangat
mengharapkan kepada pemerintah daerah dan DPRK Aceh Tengah agar tidak
memberikan izin untuk berdirnya Alfamart di dekat pasar paya ilang.

Sementara itu DEDI PURNAWAN salah satu koordinator GeRAK Gayo saat di mintai tanggapanya menyebutkan bahwa keluhan pedang kecil itu harus benar benar di tanggapi dan di perhatikan hal itu sangat wajar sekali di keluhkan oleh pedagang kecil tersebut.

Seharunya pemerintah daerah seperti dinas perizinan harus lebih jeli lagi melihat prosedur yang berkaittan dengan toko merdern seperti (Perpres nomor 112 tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern dan permendag nomor 53/M-DAG/PER/12/2008 Tahun 2008 Tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

Jangan sampai akibat kecerobohan Kadis perizinan yang melakukan atas terbitnya izin Alfamart ini nantinya bisa membuat seluruh pedagang kecil di aceh tengah meluapkan kemarahannya kepada Bupati Aceh Tengah.

Sebaiknya Kadis Perizinan harus lebih mengutamakan masa depan pedang kecil di bandingkan korporet yang bersekala besar yang memiliki modal yang cukup besar.

Jangan sampai ada muncul dugaan bahwa terbitnya Izin yang menyalahi aturan ini ada permainan saat proses terbitnya izin operasi toko modern tersebut.

Kami juga tidak menutup mata atas ada pesaingan dagang. Namun persaingan dagang ini tentu harus secara sehat sehingga tidak ada pihak yang di untungkan oleh kebijakan yang salah.

Lanjut Dedi " Seharusnya pemda juga harus membuat kesepakatan dengan peruhasaan Indomaret dan alfamart yang ingin beroperasi di aceg tengah untuk bekerjasama sama dengan hasil industri kecul masyarakat seperti Bubuk Kopi Arabika Gayo yang bisa di pasarkan dan produk produk lainya yang di hasilkan agar bisa meningkatkan perekonomian masyarakat".

pengertian toko modern menurut pasal 1 angka 5 perpres
112/2007 adalah toko dengan sistem pelayanan mandiri, menjual
berbagai jenis barang secara eceran yang berbentuk minimarket, supermarket,
department store, hypermarket ataupun grosir yang berbentuk perkulakan. 

setiap toko modern wajib memperhitungkan kondisi sosial ekonomi mayarakat sekitar serta jarak antara toko modern dengan pasar tradisional yang telah ada (pasal 4 ayat (1) perpres 112/2007). Tutup Dedi yang merukan aktivis anti korupsi ini.(D23)

Komentar

Loading...