Dedi Ruslan: Anggota DPRK Aceh Tengah Susilawati Gagal Membawa Aspirasi Masyarakat

93C24269-AF1C-4878-B79A-DE2635ED635D

TAKENGON (19/11/2020)- Sejumlah pemuda di Kecamatan Ketol merasa geram karena pemerintah tampak mengabaikan pembangunan jalan lintas Gelumpang Payung-Pondok Balik yang masih dalam kondisi memprihatinkan.

Keresahan tersebut diungkapkan Dedi Ruslan, Tokoh pemuda Ketol yang menganggap keberadaan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Aceh Tengah Dapil 3 asal Kecamatan Ketol, Susilawati gagal dalam membawa aspirasi masyarakat setempat.

Pasalnya, sampai saat ini sarana infrastruktur jalan penghubung antar Kampung di Kecamatan tersebut tidak layak dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Menurutnya, sudah dua periode Kecamatan Ketol mengalami kekosongan keterwakilan di gedung parlemen Kabupaten Aceh Tengah. Harapan masyarakat Ketol mulai tumbuh pada ajang kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) Periode 2019-2022 silam. Masyarakat Kecamatan Ketol sukses menghantarkan Susilawati menduduki kursi DPRK melalui Dapil 3 Aceh Tengah.

"Kami berharap, Susilawati dapat membawa aspirasi masyarakat untuk program pembangunan insfrastruktur jalan penghubung antar Kampung di Kecamatan Ketol yang sudah bertahun-tahun menjadi masalah bersama," ujar Dedi dalam siaran persnya (19/11/20).

Sepengamatannya, banyak ruas jalan di lintas Gelumpang Payung-Pondok Balik yang melewati beberapa Kampung tidak layak dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat.

"Ruas jalan tersebut dipenuhi oleh lubang-lubang sebesar ember cucian. Terutama di kawasan Kampung Belang Mancung, Selon, dan Buter. Keberadaan lubang jalanan tersebut kerap menimbulkan kecelakan," paparnya.

Dedi mendesak agar di sisa masa jabatannya, Susilawati menunjukkan tindakan dan upaya konkret. Sekurang-kurangnya usulan pemeliharaan ruas jalan yang tidak layak dilalui tersebut. [Rel]

**Redaksi tidak bertanggung jawab dengan isi berita. Tanggung jawab sepenuhnya dibebankan kepada Penulis.

Komentar

Loading...