Dinilai Tak Becus, HPBM Minta Bupati Berhentikan Kalak BPBD Bener Meriah

IMG-20200814-WA0027

TOSKOMI.COM II Redelong - Musibah kebakaran di Pasar Simpang Tiga menghanguskan setidaknya 15 unit rumah. Kebakaran yang berlangsung sejak petang baru dapat dipadamkan Ba'da magrib, Jum'at (14/08).

Pantauan media ini, Hanya 1 unit mobil Damkar Bener Meriah yang ikut memadamkan api sedangkan sisanya dikabarkan rusak. Pemadaman tersebut akhirnya di bantu mobil damkar Aceh Tengah, Damkar Bandar Udara Rembele, juga warga yang bahu membahu memadamkan api.

Menanggapi hal ini Ketua Umum Himpunan Pemuda Mahasiswa Pelajar Bener Meriah (HPBM) Riga Wantona mengatakan pihaknya menyesalkan ketidaksiapan Damkar dalam mengantisipasi Musibah kebakaran di Bener Meriah.

"Rusaknya Mobil bukan alasan, BPBD harus bertanggung jawab karena Unit Pemadam Kebakaran ada di bawah mereka. Bukannya setiap tahun di anggarkan biaya perawatan mobil-mobil tersebut". Ungkap riga melalui pesan singkat whatshap.

Lebih lanjut Riga menjelaskan, Pihaknya menyarankan Bupati Bener Meriah untuk mengganti Kalak BPBD Benet Meriah karena dinilai gagal memenuhi tugasnya.

"Kelalaian BPBD dalam menjalankan tugasnya yang paling sederhana, yaitu memastikan alat kelengkapan penanggulangan bencana dalam kondisi baik adalah bukti kegagalan. Kami sarankan Bupati untuk mengevaluasi BPBD, Jika diperlukan ganti saja Kalaknya". Ungkap riga

"Ketidaksiapan BPBD justru menyudutkan Pemerintah Daerah yang kemudian di anggap tidak perduli pada hak masyarakat Bener Meriah. Hak untuk di bantu saat mendapatkan musibah". Tambah riga. (D23)

Komentar

Loading...