Praperadilan Jalalludin Korban Gempa Gayo Di Tolak Hakim

IMG-20200624-WA0021

TOSKOMI.COM II Takengon - Persidangan peraperadilan yang di gelar di pengadilan negeri Aceh tenggah dalam agenda pembacaan putusan oleh hakim ketua M Adi Hendrawan SH dan panitera Rusli Senin 29 Juni 2020 di gelar di ruangan Kartika pengadilan negeri Aceh tenggah.

Dalam putusan sidang peraperadilan ini hakim membacakan."menolak gugatan pemohon jalalludin dan menerima esepsi termohon satu dan dua dengan membebankan biaya perkara nihil kepada pemohon Jalaludin

Terkait putusan ini humas pengadilan negeri Aceh tenggah bani Muhammad Alif SH menuturkan"putusan oleh hakim pengadilan negeri Aceh tenggah sudah sesuai dengan ketentuan yang ada, juga terkait putusan itu tidak serta Merta kasus itu di hentikan sesuai dengan agenda kepolisian bila pelapor mempunyai alat bukti yang baru kasus ini bisa saja di buka kembali.

Jimmy Albertinus SH MH ketika di konfirmasi mengatakan."Kami tetap menghargai putusan pra peradilan yg telah dibaca oleh hakim, meskipun kami sangat kecewa atas putusan yang dibacakan hakim, terhadap putusan pra peradilan tersebut, kami akan mengajukan EKSAMINASI ke Mahkamah Agung RI dan Pengadilan Tinggi Banda Aceh, kami berharap jika permohonan Eksaminasi yang akan kami ajukan dapat diterima oleh MA Dan PT Banda Aceh sehingga kedepan nya tidak ada lagi putusan seperti ini yang jelas tidak berpihak kepada nilai-nilai keadilan, ungkap Jimmy.

Jalaludin Sebagai Penggugat terkait putusan hakim menuturkan"saya sangat kecewa dengam putusan hakim menolak permohonan saya di mana bukti sudah lengkap saksi juga sudah menjelas kan penyidik juga sudah mengakui di depan hakim bahwa Muhsin sudah pernah di PENJARA selama 4 hari pada tahun 2014, atas kesalahanya yang melakukan pemalsuan tanda tangan kami, ujar Jalaludin

Jalal menambahkan 'sudah begitu jelas kok hakim masih blm menerima permohonan saya, harus seperti apalagi alat bukti untuk menunjukan kecurangan polisi dalam menangani kasus saya. Tegas nya.(TIM)

Komentar

Loading...