Masyarakat Seni Antara Adukan Proses Dan Tindak Lanjut Pemalsuan Tanda Tangan Ke Komisi A DPRK Bener Meriah

IMG-20200615-WA0018

TOSKOMI.COM II BENER MERIAH- Dalam surat keputusan reje kampung seni antara : 01/ Tahun 2019 tentang pembentukan tim penyusun rencana kerja pemerintah kampung (RKP kampung ) desa seni antara Kec. Permata Kab. Bener Meriah tahun 2019, didalam Berita Acara Pengesehan Musrembang Rencana Kerja Pembangunan Kampung (RKPK) Seni Antara ada indikasi pemalsuan tanda tangan didalam daftar hadir peserta musrembangdes serta stempel BPK (Badan Perwakilan Kampung) yang digunakan didalam Berita Acara tersebut bukan stempel BPK (Badan Perwakilan Kempung) seni antara yang asli melainkan kampung lain.

pemalsuan tanda tangan ini terdapat pada berita acara perubahan bidang kegiatan kampung tersebut, yang sangat di sesalkan lagi pada berita acara perubahan bidang kegiatan 2017 setempel pada pengesahan kegiatan tersebut dibubuh stempel kampung Buntul Fitri yang jelas-jelas merupakan stempel kampung lain dan bukan stempel kampung seni antara tambah ketua BPK tersebut.

Darman selaku ketua BPK berharap agar masalah ini dapat ditanggapi oleh pihak terkait khusunya DPRK, agar nantinya kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di desa desa yang lain dan masalah didesa ini cepat selesai sehingga pembangunan dapat berjalan semana mestinya

Pantauan Media ini, Ketua Komisi A Abu Bakar, menyambut hangat kedatangan masyarakat Desa Seni Antara ini, serta menyampaikan semoga jalan terbaik dari kejadian ini.

"Mereka datang kemari sudah pada tempatnya, mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), namun apa yang disampaikan mereka ini, kita dari DPR untuk klarifikasi dulu ke lapangan ke tempat, apa yang mereka sampaikan" Kata Abu Bakar, Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah.

"Kemudian nanti, apa yang mereka sampaikan secara prosedur itu untuk laporan ke atas, dan kita berharap ada jalan terbaik untuk ini" Pungkas Bakar.

pertemuan tersebut dihadiri juga oleh, Falgunari SE selaku sekretaris anggota komosi A , Salwani, dan Herman Ramli DPRK Bener Meriah. (Rill/Dedi A)

Komentar

Loading...