Direktur RSU Muyang Kute Sering Ke Zona Merah Tapi Tak Karantina Diri

IMG-20200607-WA0002

Toskomi.com II Bener Meriah- Khairuddin Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kab Bener Meeiah. meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kebupaten Bener Meriah Untuk Mengkarantina Direktur RSU Muyang Kute dr. Sri Tabahhati, Sp.An karena sering berpergian ke wilayah zona merah.

Khairuddin menambahkan akhir akhir ini Direktur RSU Muyang kute ini sering bolak balik ke wilayah zona merah, dirinya mendapat informasi bahwa sang direktur bepergian ke zona merah karena mendampingi Abuya yang sedang berobat.

Khairuddin mengatakan harusnya ketika pulang dari zona merah direktur itu harus mengkarantinakan diri, "apa dia bisa jamin dirinya dalam keadaan sehat dan tidak terpapar covid19 " tambahya, direktur itu seorang dokter harusnya dia tau protokol dan SOP kesehatan dalam menekan penyebaran virus covid-19 ini ungkapnya.

Dirinya juga kecewa terhadap direktur tersebut, dimana masyarakat kabupaten bener meriah sedang berjuang melawan pandemi covid19 malah seolah direktur RSU Muyang Kute Tersebut menganggap sepele.

Sementara itu RSU Muyang Kute
dr. Sri Tabahhati, Sp.An ketika dikonfirmasi media ini mengatakan dirinya ke medan untuk belanja APD,

"Saya tempuh bahaya utk belanja apd petugas, dan tidak pernah menginap, langsung putar kepala, bawa mobil sendiri bukan naik bus" belanja sudah saya pesan duluan, jadi tinggal jemput tidak ke pasar2 ungkapnya.

Ketika di tanya mengenai biasanya Kalau pengadaan barang seperti APD itu di terima langsung di lokasi (Bener Meriah) apa urgensinya harus di jemput ke medan dirinya mengatakan "ada beberapa kali tidak ada pengankutan"

Mengenai dirinya ke zona merah terkait pengobatan abuya dia mengatakan "Hari pertama abuya berobat ya tentu, karna saya penaggung jawab tim krsehatan beliau tutupnya (SD)

Komentar

Loading...