Kritikan Untuk Mengawasi Penyaluran Sembako Yang Harus Kita Utamakan, Bukan Kebencian…!

Polemik Warna Sembako Dinsos, Lamsyah Korda Aceh : Yang Terpenting Bantuannya Sampai Ke Rakyat Terimaksih Pak Nova

Plt Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah menyerahkan Sembako secara simbolis di halaman kantor Dinsos Aceh

TOSKOMI.COM || BANDA ACEH – Terkait bantuan Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Provinsi Aceh yang saat ini hangat di perbincangkan lantaran warna karung yang kebetulan warna biru, di soal oleh kalangan yang terkesan tendensius terhadap Plt Gubernur Aceh.

Lamsah ketua Koordinator Daerah Wilayah Provinsi Aceh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, angkat bicara mengenai polemik warna karung dan tas bantuan sembako untuk masyarakat kurang mampu di seluruh kabupaten dan kota se provinsi aceh.

Hal ini menurut Lamsyahbuddin seharusnya publik menyoroti penyaluran bantuan sembako pemerintah aceh yang di distribusikan apakah sudah tepat sasaran atau belum, bukan malah membuat kegaduhan yang tidak subtantif.

Lamsyahbuddin Ketua KORDA GERAKAN MAHASISWA NASIONAL INDONESIA PROVINSI ACEH, Foto Saat mengikuti Latihan Bela Negara

Kami dari Korda Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia sangat mengapresiasi pemerintah aceh yang dengan cepat memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu di saat rakyat sedang dalam kesulitan ekonomi akibat efek pandemi Covid-19 yang mematikan ini.

Lanjut Lamsyah selaku aktivis ini, menyeru kepada semua elemen agar ikut berpartisipasi mengawal penyaluran sembako kepada rakyat aceh agar benar benar diterima oleh masyarakat yang seharusnya berhak mendapatkan dari pemerintah aceh melalui Dinas Sosial Provinsi Aceh.

“Kami tidak ingin ikut ikutan dengan postingan dan polemik politik identitas yang tidak benar itu, kalau Warna Biru hanya di tujukan kepada Partai Pak PLT Gubernur Aceh tentu warna biru itu juga milik Partai Nasdem dan PAN” ungkap Lamsyah dengan nada kesalnya.

Jadi kita janganlah mengkritik hanya karena atas dasar sentimen sehingga kita mengeneralkan segalanya, bahkan saat ini bila kita lihat BPBD Aceh juga warna Orange yang identik dengan salah satu partai lokal seperti PNA apakah BPBD Aceh milik PNA tentu penilaian seperti ini justru menjerumuskan publik pada hal hal yang tidak benar.

Sekali lagi kami mengajak masyarakat aceh agar mendoakan Petugas Dinas Sosial Aceh yang menyalurkan batuan Sembako untuk rakyat kurang mampu ini tidak ada halangan dan di berikan kesehatan agar bantuannya cepat sampai ke Rakyat Aceh yang membutuhkanya. beber Lamsyah Selaku Ketua KORDA Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Prov Aceh.

“Kalau kita kaji lebih jauh lagi dulu sewaktu Partai Aceh menjadi Gubernur Aceh banyak Pos Gardu, pembatas jembatan dan Pintu Gerbang di cat dengan warna mirip warna partai aceh dan anggaranya dari APBA dan APBD dan sebaliknya dikala pak Irwandi menjabat juga ada banyak kita temukan warna Orange menghiasi sudut Kota Kota di aceh, tapi kenapa baru kali ini ada publik yang begitu getol memperhatikan warna tas dan karung beras bantuan di soalkan, sehingga penilaian ini yang kami anggap sangat tidak mendidik dan tidak subtantif dan terkesan mengada ada”.

Lanjut Lamsyah, apalagi rakyat aceh saat ini belum di sibukkan dengan agenda agenda pemilu sehingga kekawatiran ini sangatlah tidak mendasar bila di kait kaitkan dengan agenda agenda terselubung, aceh masih jauh dari kontestasi Pilkada atau Pileg saat ini Rakyat malah tidak terbesit sedikitpun memikirkan hal sedemikian lantaran Wabah Virus Corona ini semakin lama semakin banyak menelan korban di Dunia.

Lamsyah menjelaskan bahwa Bantuan dinas sosial dan Kemensos memang identik Dengan Warna Biru, jadi wajar saja bila kemasan Bantuan sembako itu di tandai dengan salah satu Warna biru, seperti kita ketahui bahwa mulai dari Mobil dan Tenda Kemensos dan Dinsos Aceh warna dasarnya adalah Warna Biru yang kebetulan mirip dengan beberapa Warna Partai di Indonesia.

“Semoga bantuan Sembako ini tidak hanya sekali untuk meringankan beban ekonomi rakyat aceh yang kurang mampu, sehingga ada bantuan bantuan selanjutnya kami melihat kondisi arus ekonomi masyarakat sangatlah lesu dan harga jual hasil komoditas pertanian sangat anjlok sehingga roda perekonomian seluruh aceh sangat memprihatinkan sehingga perlu bantuan bantuan sembako berikutnya terutama Beras, Minyak Goreng dan Telor” Tutup Lamsyahbuddin Selaku KORDA. (A1)

Komentar

Loading...