Lebih Baik Sembako di Bagikan kepada Rakyat Miskin…!

Mulyadi : Menyayangkan Bantuan Kurang Manfaat Buat Rakyat Bener Meriah

IMG-20200411-WA0000

TOSKOMI.COM II BENER MERIAH - (Sabtu 11/4/2020) Mulyadi selaku masyarakat sekaligus aktivis GMNI mempertanyakan tindakan pemda bener meriah atas pembagian bahan cuci tangan (sunlight) kepada masyarakat bener meriah yang akhir-akhir ini telah beredar di media sosial.

Kalau memang pemda bener meriah memahami betul apa itu Covid-19 seharusnya bukan Sabun Cuci piring yang di bagikan untuk mebersihkan tangan, melaikan sabun yang kusus untuk cuci.

Kami menduga program tersebut hanya ambisi oknum agar kemudian mendapatka keuntungan pribadi secara cepat tanpa memikirkan manfaat bagi masyarakat.

Mulyadi Ketua GMNI Sekaligus Aktivis Anti Korupsi GeRAK Gayo, Foto Bersama Ketua PA GMNI Pusat Dr. H.Ahmad Baskarah

Karna menurut beliau pembagian sunlight kepada masyarakat tidak efektif juga kata mulyadi seharusnya dalam hal penangnanan covid19 dengan nilai anggaran yang di glontorkan pemda senilai 4 miliar seakan tidak serius.

Dalam hal ini beliau selaku masyarakat bener meriah mengingatkan pemda agar lebih objektif dalam memberikan bantuan yang sesui dengan kebutuhan masyarakat agar masyarakat tidak kecewa menerimanya.

Jika minsalnya Harga stikernya Rp.80.000/meternya, dalam satu meter dapat menghasilkan 9 potong stiker, tinggal di bagi aja Rp80,000÷9 = Rp 8.800. pungkas mulyadi.

Harga Sunlight Rp, 2000./bungkusnya, jika uang yang Rp.80.000, itu di belanjakan kembali untuk membeli sunlight, maka akan mendapatkan 40 bungkus sunlight, dan jika dibagikan 40 KK lagi akan kebagian program tersebut.

sebenarnya masyarakat lebih membutuhkan sejenis sembako ketimbang stiker, jika di kaji secara ekonomis dari satuan harga permeter setiker tersebut ungkap beliau.

mulyadi juga menduga pemda bener meriah beberapa hari kebelakangan ini menggelontorkan dana sebesar Rp 70.000.000, untuk pembelian sunlight tersebut, jika informasi ini benar mulyadi menyayangkan hal tersebut, seharusnya bisa dialokasikan untuk hal hal lain yang sipatnya menyentuh perekonomian masyarakat.

Dan pemrintah harus terbuka soal penggunaan dana Covid-19 dan yang oaling terpenting aapakah sudah ada program pemerintah yang sudah di buat untuk penggunaan dana Covid-19, hal ini penting di lakukan agar tidak ada sipatnya dadakan lalu uang rakyat habis sia sia.

untuk itu mulyadi berharap kepada bupati Bener meriah sekaligus ketua gugus percepatan penangan covid 19 untuk mengevaluasi kembali pemberian bantuan tersebut, dan bantuan yang di salurkan kedepan lebih menyentuh kepada masayarakat khususnya ekonomi. Tutup mulyadi.
(Dedi A/ D23)

Komentar

Loading...