“Bahan kimia beracun tersebut dapat menimbulkan risiko kesehatan dan menganggu keseimbangan bakteri pada kulit,” ucap Papantoniou.

Bahaya Cuci Tangan Dengan Sabun Cuci Piring, Masyarakat Harus Hati Hati

IMG-20200411-WA0000

TOSKOMI.COM II (Sabtu 11/4/2020) Virus corona yang menyebarluas di Indonesia memang sangat memprihatinkan.

Belum lagi banyak korban yang berjatuhan selama proses penyembuhan dan proses isolasi diri.

Gerakan mencuci tangan menjadi kunci dalam membentengi diri dari bakteri dan virus.

Menjaga kebersihan tangan juga bisa menjaga diri dari infeksi dan menularkannya ke orang lain.

Banyak pernyakit dan infeksi virus menyebar karena kurangnya menjaga kebersihan diri, termasuk menjaga kebersihan tangan.

Oleh karena itu, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) merekomendasikan masyarakat untuk mencuci tangan sesering mungkin agar tidak mudah jatih sakit dan menyebarkan kuman ke orang lain.

Lalu bagaimana cara mencuci tangan yang benar?

Cara Mencuci Tangan Menurut Ahli

Menurut para ahli, cara terbaik untuk mencuci tangan adalah menggunakan sabun dan air mengalir.

Selain itu, tidak semua jenis sabun efektif membunuh bakteri dan virus penyebab penyakit.

Sabun pencuci piring juga banyak digunakan oleh orang Indonesia untuk membersihkan tangan.

Beberapa restoran juga kerap menyediakan sabun pencuci piring untuk membasuh tangan para pelanggannya.

Lantas, apakah efektif membersihkan tangan dengan menggunakan sabun cuci piring?

Melansir laman The Healthy, pakar dermatologi asal New York, Kally Papantoniou, mengatakan bahwa sabun pencuci piring juga bisa digunakan untuk mencuci tangan dan membunuh sebagian besar bakteri.

Namun, ada beberapa efek samping jika kita terlalu sering menggunakan sabun cuci piring untuk membersihkan tangan.

Efek samping

Sabun pencuci piring diproduksi untuk menghilangkan kotoran berbentuk minyak di piring.

Jadi, kandungan zat kimia di dalamnya juga bisa menghilangkan minyak alami di kulit.

Hilangnya minyak alami bisa membuat kulit kering dan membuat iritasi.

Tentunya, hal ini sangat berbahaya bagi mereka yang memiliki masalah dengan kulit seperti eksim.

Papantoniou juga merekomendasikan kita untuk menghindari sabun cuci tangan anti bakteri karena kemungkinan besar mengandung bahan kimia beracun.

"Bahan kimia beracun tersebut dapat menimbulkan risiko kesehatan dan menganggu keseimbangan bakteri pada kulit," ucap Papantoniou.

Bagi mereka yang memiliki kulit sensitif, Papantoniou juga merekomendasikan agar menggunakan sabun cuci tangan berbahan kimia ringan agar kulit tidak mudah kering.

Cara tepat mencuci tangan

Lalu, bagaimana cara mencuci tangan yang benar? Melansir laman CDC, berikut tips mencuci tangan dengan benar:

  1. Basahi tangan dengan air bersih yang mengalir.
  2. Setelah itu, oleskan sabun ke tangan.
  3. Ratakan sabun ke seluruh bagian tangan.
  4. Jangan lewatkan sela-sela jari, bawah kuku, dan bagian belakang tangan.
  5. Gosok tangan setidaknya selama 20 detik. Bilas tangan dengan air bersih yang mengalir.
  6. Keringkan tangan dengan handuk bersih atau mesin pengering.

Berikut taga cara dan bahan mencuci tangan dengan benar menurut ahli di amerika serikat. (Fame.grid.id)

Komentar

Loading...