Bukankah Allah Swt Berfirman Ayat 2. QS AL HUJURAT ” Diciptakan Bersuku Suku dan berbangsa bangsa Untuk Saling mengenal”

Status Berbau “SARA” di Laporkan Ke Polda Aceh, Ketua IPEMATA : Pelaku Harus di Hukum

PhotoCollage_20200403_181811416-min

TOSKOMI.COM || Banda Aceh – Terkait Ujaran Kebencian di Akun facebook milik “Panglima Pidie” Bahwa Teman Teman GMNI Kota Banda Aceh dan IPEMATA melapor ke Polda Aceh Terkait isu SARA.

Akun Facebook an.Panglima Pidie yang meripost Status dengan gambar PLT Gubernur Aceh dan Berisi Tulisan "GAYO ANJING GAYO" di Foto PLT Gub Aceh telah membuat martabat Suku Gayo di Ganggu oleh Oknum masyarakat ini.

Dan pada saat kami melapor ke polda tadi setelah siang, laporan kami di tolak lantaran pihak polda mengatakan tidak cukup alat Bukti.

"Sementara Screenshot Status yang di unggah sudah kami jadikan sebagai alat Bukti bahwa Akun tersebut telah melecehka Suku Gayo".

Kami heren mengapa Polda Aceh menolak laporan kami mengenai isu SARA yang kami anggap sangat bahaya ini, kendatipun status itu sudah di hapus oleh pemilik akun tentu itu tidak mengurangi rasa luka yang sudah kami terima akibat unggahan biadap tersebut.

Dan kami Besok akan Ke Polda Aceh lagi untuk melaporkan kembali kasus SARA ini karena bila kasus ini tidak di tangani ini akan berakibat pada Pecahnya persatuan dan kesatuan di masyarakat.

Kalau memang saudara kami dari pesisir tidak suka dengan kami yang bersuku gayo mengapa tidak dilepaskan saja kami menjadi Provinsi ALA.

Kami meminta kepada PLT gubernur Aceh pak Nova agar sesegera mungkin melapaskan Provinsi ALA sebagai Provinsi Baru di Aceh, biar kami hidup mandiri.

Bukankah Allah Swt sudah Berfirman QS AL HUJURAT :13 "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal". Terang Sutris

Besar harapan kami kepada Polda Aceh agar besok menerima laporan pengaduan kami mewakili Masyarakat Gayo yang berada di seluruh Indonesia bahwa kami mahasiswa masih menjaga marwah dan martabat selaku suku yang menjujung tinggi nilai nilai persatuan. Ungkap Sutris selaku Ketua IPEMATA

Lanjut sutris “Hingga saat ini banyak saudara kami dari pesisir yang hidup damai di Negeri Gayo tanpa ada gesekan apapun, jangan sampai gara gara oknum ini memicu konflik SARA di daerah kami lantaran Laporan kami tidak di terima Polda Aceh”.

Dan kami juga akan mengirimkan Surat ke MABES POLRI terkait perihal laporan kami ini, kami adalah warga yang taaat terhadap hukum oleh karenanya kami melaporkan Kasus SARA ini ke Polda Aceh agar di selesaikan secara Hukum sebagai Efek jera bagi siapapun yang mengusik persatuan di masyarakat. tutup Sutrid yang merupakan Aktvis GMNI Kota Banda Aceh (Ril)

Komentar

Loading...