Dedi : Polisi Harus Cepat Ungkap Pelaku yang mengusik Isu “SARA”

Dedi Purnawan Resmi Laporkan Akun Facebook milik Panglima Pidie Ke Mapolres Aceh Tengah

PhotoCollage_20200403_202737149

TOSKOMI.COM|| Takengon|Terkait dengan postingan salah satu akun Facebook milik @Panglima Pidie yang kini mendapat kecaman keras dari salah satu Aktivis Tanoh Gayo, karena isi dari postingan tersebut dinilai melukai hati dan perasaan masyarakat Gayo secara keseluruhan.

Surat Tanda Terima Lapor Polisi, Terkait Akun Panglima Pidie yang melecehkan Suku Gayo

Sebelumnya penulisan kata yang tak pantas dan tidak layak tersebut di sematkan dalam fhoto Plt. Gubernur Aceh yaitu Bapak Ir. H. Nova Iriansyah,M.T.

Dedi purnawan selaku pelapor dalam kasus ini merasa sangat kecewa atas apa yang di tuliskan didalam status Facebook milik panglima pidie tersebut, oleh karena itu dirinya langsung melaporkan kasus ujaran kebencian berdasarkan SARA tersebut ke Mapolres Aceh Tengah, Kamis 3/4/20

" kita sudah buat laporan resmi ke Mapolres Aceh tengah terkait postingan akun facebook milik panglima Pidie tadi sore, ini kita lakukan sebagai upaya untuk menjaga persatuan dan kesatuan antar suku di Provinsi Aceh, agar kemudian tidak ada lagi yang berani melukai hati kami selaku suku Gayo yang menetap di Provinsi Aceh ini " kata Dedi

Dedi juga berharap kepada seluruh masyarakat Gayo agar tidak terprovokasi dengan pernyataan Oknum tersebut, kita sebagai orang Gayo harus dewasa dalam menyikapi persoalan ini, karena selama ini kita telah menerima dengan baik saudara-saudara kita yang berasal dari pesisir untuk menetap secara berdampingan dengan kita di tanoh gayo, buktinya Ketua KMAP juga bisa terpilih sebagai anggota DPRK Aceh Tengah Periode 2019-2024.

"Karena Negara kita adalah Negara Hukum maka hari ini saya mewakili Masyarakat Gayo melaporkan akun Facebook tersebut ke pihak yang berwajib untuk di proses secara hukum yang berlaku di Indonesia" imbuhnya .

Kita juga berharap kepada pihak kepolisian agar segera dapat menangkap pelaku untuk dimintai pertanggung jawabannya secara hukum, agar tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat, apalagi saat ini kita sedang bersatu tanpa memandang Suku, Ras, Agama dan Antar Golongan untuk berjuang bersama dalam menghadapi wabah penyakit ini. Tutupnya (A1)

Komentar

Loading...