Kampus Unsyiah Miliki Alat Deteksi Covid-19, Namun Tidak Ada APD Yang Memadai

images

TOSKOMI.COM || BANDA ACEH - Rektor Universitas Syiah Kuala, Samsul Rizal mengungkapkan pihaknya memiliki alat reagen RT-PCR (Polymerase Chain Reaction), untuk pemeriksaan amplifikasi asam nukleat virus agar mengetahui ada atau tidaknya virus dan untuk mengetahui genotipe virus.

Selain itu, kata Samsul Rizal, pihaknya juga memiliki sumber daya manusia yang baik untuk menggunakan alat tersebut agar bisa melakukan tes corona. Namun kendala yang dihadapi adalah tidak memiliki alat pelindung diri (APD) yang memadai. "Kita punya alat PCR, dan SDM, tetapi kami tidak cukup reageant dan juga APD.

Silahkan lihat langsung nanti Senin ke lab di Fakultas Kedokteran," kata Samsul Rizal kepada AJNN, Jumat (27/3) malam. Samsul menegaskan Unsyiah siap melakukan tes corona kalau ditunjuk oleh Pemerintah Aceh.

Bahkan pihaknya juga siap kalau Rumah Sakit Prince Nayef (RSPN) bin Abdul Aziz Universitas Syiah Kuala sebagai tempat rujukan awal terkait penaganan virus corona.

"Kami siap asal diberikan alat-alat dan APD yang lengkap," ujarnya.

Rektor juga mengungkapkan dalam surat edaran Plt Gubernur Unsyiah ditunjuk untuk menjalin kerja sama dalam pemeriksaan pasien suspect corona.

"Dalam edaran Plt ada ditunjuk (Unsyiah), tetapi tidak pernah ditindak lanjuti setelah ditunjuk," ungkapnya. (AJNN)

Komentar

Loading...