HARUS TETAP WASPADA #LAWANCOVID19

Heboh 13 Anggota DPRA ODP, Dokter : Mereka Harus di Isolasi Diri

dr. Purnama Setia Budi anggota DPRA, Foto Serambi

TOSKOMI.COM || BANDA ACEH - Sejumlah anggota DPR Aceh (DPRA) berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) kasus virus Corona atau Covid-19.

Ketua
DPRA, Dahlan Jamaluddin, telah membenarkannya saat ditanyai tentang kepastian
pelaksanaan sidang paripurna pada Kamis (27/3/2020) besok.

Hal ini
juga menjadi salah satu alasan mengapa sidang paripurna pada Kamis besok
diputuskan ditunda.

Selain
karena memang belum terpenuhinya protokol kesehatan untuk melaksakan rapat
tertutup di ruang sidang paripurna.

Namun
berapa jumlah anggota dewan yang berstatus ODP dan dari partai mana saja?
Dahlan tidak menyebutkannya.

Anggota
DPRA dari PKS, dr Purnama Setia Budi juga mendukung keputusan DPRA yang menunda
sidang paripurna besok.

Ia
mengaku tak bisa ikut menghadiri rapat Kamis tadi dengan agenda penetapan
jadwal sidang paripurna karena sedang ada kegiatan di Bireuen.

Namun
ia sepakat jika sidang untuk sementara ditunda. Ssalah satunya karena SOP (Standard Operating Procedure)
kesehatan untuk pelaksanaan sidang paripurna belum terpenuhi.

“Dari
kacamata saya sebagai dokter, itu SOP kesehatan untuk pelaksanaan sidang
paripurna belum terpenuhi,” katanya kepada Serambinews.com, Rabu (25/3/2020).

Misalnya
lanjut Purnama, ruang paripurna belum didisinfektan, hand sanitizer belum
ada, dan thermo scanner-nya
juga belum ada.

“Kalau
kita laksanakan sidang paripurna besok, itu akan berisiko terjadi penularan
virus Corona,” imbuh Purnama.

Ditambah
lagi ada informasi sejumlah Anggota DPRA yang berstatus ODP karena baru kembali
dari daerah terjangkit Corona.

“Nah
kalau tetap juga dipaksakan sidang, bisa-bisa semua Anggota DPRA menjadi ODP
Corona,” ujarnya.

Pihak
dewan lanjut Purnama, juga sedang menyiapkan teleconference, sehingga
rapat-rapat dewan nantinya masih tetap bisa dilaksanakan meski tidak dalam satu
ruangan.

“Ini
sedang kita siapkan (teleconference), mudah-mudahan minggu depan sudah bisa
paripurna,” ucap politikus PKS ini.

Saat
ditanya lebih lanjut berapa banyak anggota dewan yang berstatus ODP, Purnama
mengaku tidak mengetahui.

Namun
yang ia ketahui, belum lama ini ada sejumlah anggota dewan yang berangkat ke
Jakarta dalam rangka menghadiri acara partai.

Karena
itu, ia berharap masing-masing anggota dewan yang berstatus ODP agar jujur pada
diri sendiri dan mau melakukan isolasi diri, termasuk anggota keluarga mereka.

“Ketika
menjadi ODP, keluarga dan orang-orang yang berinteraksi dengan ODP juga
berpotensi menularkan Covid-19,” ujar Purnama.

“Karena
itu butuh kejujuran supaya orang-orang disamping kita dan yang kita sayangi
tidak ikut tertular,” pungkasnya lagi.

Penelusuran Serambinews.com dari
berbagai sumber, keseluruhan ada 13 Anggota DPRA yang berstatus ODP, yang
berasal dari tiga partai nasional.

Mereka
melakukan kunjungan Jakarta, yang merupakan daerah terjangkit virus Corona.

Ke-13
Anggota DPRA tersebut melakukan kunjungan dalam rentang waktu berbeda, yakni
pada 15-18 Maret dan 16-19 Maret 2019.

Apabila
dihitung masa karantina 14 hari sejak kepulangannya ke Aceh, maka masa isolasi
diri ke-13 anggota dewan itu akan berakhir pada 1 dan 2 April 2020.

Untuk
diketahui, kasus positif Corona di DKI Jakarta pada posisi Kamis sore tadi
telah bertambah 13 kasus jika dibandingkan dengan data kemarin sore
(24/3/2020).

Dengan
demikian, kasus positif Corona di DKI Jakarta menjadi 440.

Sementara
itu, jumlah pasien yang meninggal bertambah dari sebelumnya 32 menjadi 37
kasus. Total pasien sembuh 24 kasus.

Sedangkan 266 pasien masih dirawat, dan 113 pasien melakukan isolasi mandiri. Sementara jumlah kasus yang menunggu hasil terdapat 461.(SerambiNews.com)

Komentar

Loading...