GMNI : Banyak Praktek “KKN” di Aceh Tengah Yang Harus di Berantas

GMNI Selamat Datang Kapolres Aceh Tengah, Semoga Komit Berantas Oknum Pejabat Yang Korupsi

PhotoGrid_1582635692757

TOSKOMI.COM || BANDA ACEH - Gerakan Mahasiswa Nadional Indonesia (GMNI) Cabang Aceh Tengah sambut baik kehadiran Kapolres baru AKBP Nono Suryanto semoga Bapak komit memberantas kasus korupsi di negeri penghasil kopi ini, ungkap Mulyadi sebagai Ketua sekaligus Aktivis.

"Kami sangat berharap dengan pimpinan baru di polres aceh tengah nantinya Pak Nono sebagai Kapolres bisa dengan cepat membaut tim khusus untuk menangani kasus TIPIKOR yang ada, dan banyak juga kasus korupsi di negeri kita ini yang belum tersentuh salah satunya Kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Pasar Baleatu takengon yang hingga saat ini belum juga ada titik terang" uangkap Mulyadi

Lanjut Mulyadi, untuk Kasus Pasar Bale Atu itu menelan anggaran Hampir 2 Milyar, lain halnya kasus dugaan tindap pidana korupsi pembangunan Irigasi di kampung berawang kenil kecamatan Celala yang menelan anggaran hampir 5 Milyar dan bangunan diduga kuat tidak sesuai perencanaan.

Semoga Kapolres Baru Aceh Tengah Pak Nono bisa memberikan kejutan kejutan bagi para pelaku tindak pidana korupsi nantinya dan besar sekali harapan kami kepada bapak agar komit memberantas korupsi yang seudah merajalelala di negeri kami ini, pinta Mulyadi Ketua GMNI Aceh Tengah.

Dua pejabat utama Polda Aceh dan tujuh Kapolres mengalami rotasi. Upacara serah terima jabatan dipimpin langsung Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada di lobi Mapolda Aceh, Selasa (25/2).

Dua pejabat utama yang dirotasi tersebut yakni Direskrimsus Polda Aceh Kombes Pol T Saladin digantikan oleh Kombes Pol Margiyanta yang sebelumnya menjabat Dirpamobvit Polda Kaltim. Sementara Kombes Pol T Saladin menduduki posisi baru sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya TK II Bareskrim Polri. Kabid TIK Polda Aceh yang sebelumnya dijabat Kombes Pol Antung Muhammad di gantikan oleh AKBP Bambang Syafrianto sebelumnya menjabat Kabag Renprogar Biro Rena Polda Aceh.

Sedangkan mantan Kapolres Nagan Raya, AKBP Giyarto menempati posisi baru sebagai Kapolres Langsa mengantikan AKBP Andy Hermawan yang diangkat sebagai Kabagwassidik Ditreskrimsus Polda Jateng. AKBP Risno yang sebelumnya bertugas Kasubdit I Ditreskrimum Polda Kaltim menjabat Kapolres Nagan Raya.

Mantan Kapolres Aceh Tengah, AKBP Hairajadi dipercaya menjabat sebagai Wadir Reskrimsus Polda Aceh sedangkan penggantinya diisi oleh AKBP Nono Suryanto yang sebelumnya bertugas sebagai Kasubditbinsatpam/Polsus Ditbinmas Polda Kaltim.

AKBP Ian Rizkian Milyardin Kapolres Aceh Utara dimutasi sebagai Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri. Sementara AKBP Tri Hadiyanto, mantan Danden Gegana Satbrimob Polda Aceh mendapat posisi baru sebagai Kapolres Aceh Utara. Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono, dipindahkan sebagai Kabag Faskon Rolog Polda Aceh sedangkan penggantinya diisi oleh AKBP Ardanto Nugroho mantan Kapolres Simeulue.

Jabatan Kapolres Simeulue yang ditinggalkan AKBP Ardanto akan diisi AKBP Agung Surya Prabowo yang sebelumnya merupakan Kasubdit Dalmas Ditsampata Polda Aceh. Kemudian Kapolres Aceh Jaya yang dijabat AKBP Eko Purwanto mendapat tugas baru sebagai Kabagwatpers Rosdm Polda Aceh, pengantinnya diserahkan kepada AKBP Harlan Amir yang sebelumnya menduduki posisi Koorspripim Polda Aceh.

Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada menyebutkan mutasi ini merupakan kegiatan dalam suatu organisasi yang memang harus dilakukan dalam rangka penyegaran. "Saya sampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejabat utama dan kapolres yang beralih tugas, atas segala dedikasi, dan loyalitas, serta berbagai kontribusi positif yang telah diberikan selama berdinas di jajaran Polda Aceh," ungkap Kapolda Aceh. (Ajnn)

Komentar

Loading...