Namun jika Bupati mengerti dan amanah tidak perlu dimandikan pun bisa membawa prestasi

Indra Kurniawan : Munirin Reje Ini Adalah Acara Seremonial yang Tidak Penting

PhotoGrid_1581948718563

TOSKOMI.COM || ACEH TENGAH – Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar menggelar acara ritual adat di kampung kelitu kec.Bintang

Acara adat dengan cara dimandikan oleh Majelis Adat Gayo (MAG) setempat dalam proses Munirin Reje namun tanpa kehadiran Wakil Bupati Firdaus.

Acara ritual adat yang dilaksanakan oleh orang nomor satu di takengon tersebut mendapat kritikan dari masyarakat aceh tengah

Indra melalui rilis berpendapat “Apakah sebenarnya acara ini penting dan sakral..? karena mereka beranggapan ini sebagai sebuah ritual dalam adat agar pemimpin bisa merakyat, terlepas pertanggung jawaban administrasi atau pun kepada Sang Pencipta”.

Lanjut Indra Kurniawan. SH yang berpropesi sebagai Advokat, Pertanyaan apakah setelah Bupati dimandikan, dia akan lebih bertanggung jawab dan amanah..? Jawaban nya tentu tidak.

Ini adalah acara ceremonial yang tidak penting, namun Bupati sendiri yang mendesak Majelis Adat Gayo supaya yang bersangkutan untuk dimandikan.

Namun jika Bupati mengerti dan amanah tidak perlu dimandikan pun bisa membawa prestasi bagi Kab.Aceh Tengah.

Kalau sudah dimandikan pun, ternyata tidak ada keberpihakan kepada rakyat, ambil contoh masalah tambang untuk apa di mandikan…?

Sehingga teman saya dengan berkelakar mengatakan mandi aja di Merah Padang, atau di bawah jembatan Saril kalau apa yg diteriakan oleh rekan rekan aktivis dan adik adik mahasiswa juga tidak didengar kan oleh nya. Tutup Indra Kurniawan SH

Komentar

Loading...