Sutiman Reje Kampung : Dana BUMK Sudah Habis, Direktur BUMK Dana Belum Pernah Masuk Ke Bendahara

100 Juta Lebih Dana BUMK Purwosari Bener Meriah “Ditelan Bumi”…? GeRAK Gayo Akan Lapor Polisi

Papan Informasi Dana Desa Purwosari Bener Meriah Tahun 2019

TOSKOMI.COM || BENER MERIAH - Berdasarkan Papan informasi Kampung Purwosari Kecamatan Bandar, Dana penanaman modal untuk Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) tahun 2019 senilai 100,450,000. Rupiah.

Sementara pada saat tim toskomi menghubungi pengurus BUMK ternyata dana sebesar 100 Juta lebih tersebut tidak pernah masuk ke Kas BUMK.

Penyataan pengurus BUMK yang tidak ingin di sebutkan namanya ini, sangat kesal dengan tindakan Reje Kampung Purwosari lantaran Dana BUMK tidak pernah di cairkan.

Lalu tim toskomi mencoba menelusuri kebenaran informasi tersebut kepada Reje Kampung atau Kepala Desa Purwosari Kec.Bandar melalui telepon Celuler 08/02/2020, “bahwa informasi terkait Dana BUMK 2019 tersebut telah Habis, Kegunaanya untuk Simpan Pinjam”. Tutur Sutiman Sebagai Reje Kampong.

“Dana BUMK yang tertera di Papan informasi publik sama sekali tidak pernah masuk dan tidak pernah di kelola oleh BUMK Kampung Purwosari” Ungkap Suherwin Konadi selaku direktur BUMK, kepada Toskomi.com

Sodara Erwin Konadi direktur BUMK menerangkan “Dari informasi simpang siur tersebut Kampung purwosari kecamatan bandar. Seperti ada pembohongan publik. Dari program Penambahan modal BUMK. Dana senilai Rp. 100,000,000. Lebih tersebut Belum jelas keberadaannya di mana”

Secara terpisah Aktivis Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Gayo menemukan banyam kejanggalan atas Dana BUMK desa Purwosari tersebut, dan kami meyakini banyak masalah dalam pengelolaan dana desa tersebut lantaran keterangan Reje dan direktur BUMK sangat jauh berbeda. Beber Dedi P, Selaku Koordinator Pencegahan Anti Korupsi.

GeRAK Gayo berencana akan melaporkan Reje Kampung Purwosari ke aparat penegak hukum lantaran dana Ratusan Juta di Tahun anggaran 2019 tidak dicairkan ke BUMK ungkap direktur, sementara pengakuan Reje tersebut Dana 100 Juta Lebih tersebut telah habis untuk Simpan Pinjam.

Informasi akan kita dalami dan hila benar Dana BUMK tersebut telah habis dan bukan untuk peruntukannya maka ini adalah temuan dan tindakan melawan hukum dan sudah pasti akan menimbulkan kerugian terhadap keuangan negara maka GeRAK Gayo dengan segera melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

Dan kami akan mepertanyakan juga penggunaan dana desa kampung Purwosari yang di peruntukkan untuk Dana BUMK Tahun 2018 dan 2017. Tutup Dedi P, yang merupakan pegiat anti korupsi di Tanah Gayo ini. (E1)

Komentar

Loading...