Hasto Selalu Menyangkal Keterlibatan diriya Pada Kasus Sudap Anggota KPU RI Wahyu Setiawan

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Periksa KPK Terkait Kasus Suap KPU

KPK Periksa Hato Sekjen PDI P

TOSKOMI.COM || Jakarta - Sekretaris Jenderal PDI
Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto dipanggil KPK terkait kasus suap penetapan
pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR 2019-2024. Hasto datang memenuhi
panggilan KPK.

Hasto datang di kantor KPK, Jumat (24/1/2020). Dia mengaku siap
memberikan penjelasan yang diperlukan kepada penyidik KPK.

"Hari ini saya memenuhi tanggung jawab warga negara dalam
menjaga marwah KPK memenuhi undangan untuk hadir sebagai saksi. Terhadap dugaan
apa yang terjadi kepada mantan komisioner KPU saudara Wahyu (Setiawan),"
tutur Hasto.

Kasus yang membuat Hasto diperiksa ini berawal dari OTT KPK pada
Rabu (8/1). Singkat cerita, ada 4 tersangka yang ditetapkan, yaitu Wahyu
Setiawan, Agustiani Tio Fridelina, Saeful, dan Harun Masiku.

Wahyu merupakan Komisioner KPU, sedangkan Agustiani disebut
sebagai orang kepercayaan Wahyu. Lalu Saeful hanya disebut KPK sebagai swasta
dan Harun adalah kader PDIP. KPK menjerat Saeful dan Harun sebagai pemberi
suap, sedangkan Wahyu dan Agustiani adalah penerimanya.

Harun disangkakan KPK memberikan suap ke Wahyu terkait PAW anggota
DPR dari PDIP yang meninggal dunia, yaitu Nazarudin Kiemas. Nama Harun disebut
didorong DPP PDIP untuk menggantikan Nazarudin.

Namun isu liar lain sempat muncul yang menyebutkan adanya 2 staf
Hasto dengan inisial S dan D yang turut dijerat. Isu ini diembuskan oleh Wakil
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief lewat akun Twitter-nya.

"Jika benar ada dua staf sekjend Hasto Kristiyanto dengan
inisial S dan D juga ikut OTT KPK bersama caleg Partai tersebut, maka apa arti
sebuah tangisan?" cuit Andi Arief, Kamis (9/1).

Dimintai konfirmasi mengenai cuitannya, Andi Arief menyebut apa
yang ditulisnya hanyalah berdasarkan info yang dia terima. Dia masih menunggu
konfirmasi resmi KPK.

Hanya, sampai kini KPK tidak menjawab jelas apakah ada di antara
orang-orang yang terjaring OTT itu terkait dengan Hasto. Namun, bila merujuk
pada 2 inisial itu, ada nama Saeful dan Doni dalam kasus tersebut, meskipun
hanya Saeful yang ditetapkan sebagai tersangka.

Hasto berulang kali menyanggah terlibat dalam kasus ini. (DetikNews)

Komentar

Loading...