Hamzah Usmindar, Banyak Pihak Yang Mendukung Sehingga Kegiatan Bhakti Sosial Ini Bisa Tercapai

Khitan Gratis di Aceh Tengah Cita Cita Hamzah Usmindar dan Kawan Kawan

FB_IMG_1579531297041

TOSKOMI.COM || TAKENGON – Hamzah Usmindra Amd Kep, pria berusia 36 tahun ini, merupakan mantri yang menjadi inisiator khitan gratis door to door (dari pintu ke pintu). Lelaki warga Kampung Asir-Asir, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah ini, berprofesi sebagai pegawai di Puskesmas Pamar, Kecamatan Rusip Antara.

Di waktu senggang, sosok lelaki yang disapa akrab dengan panggilan Icil ini, sengaja mengisi waktunya dengan mendatangi rumah-rumah warga kurang mampu untuk melakukan khitan gratis.

Meski tanpa dibayar sepeserpun, Icil tetap menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu warga yang membutuhkan tenaganya.

Meski baru berjalan belum genap satu tahun, namun sudah ada sekitar 50 anak yang dikhitan secara gratis oleh Hamzah Usmindra di sejumlah daerah di Kabupaten Aceh Tengah.

“Awalnya, memang inisiatif sendiri, tapi seiring berjalanya waktu, banyak pihak mulai mendukung yang sudah saya lakukan,” kata Hamzah Usmindra yang ditemui Senin (20/1/2020) di Takengon.

Hamzah menyebutkan, inisiatif melakukan khitan gratis dari pintu ke pintu sudah sejak lama diidamkan, namun baru bisa terealisasi sejak pertengahan tahun 2019. Meski baru berjalan beberapa bulan, tetapi antusias warga untuk mengikuti khitan gratis tersebut, sangat tinggi.

“Kadang-kadang ada permintaan dari kawasan jauh seperti ke Tanoh Depet dan Pedalaman Pamar. Meski jauh, harus kita layani juga karena memang sudah menjadi komitmen sejak awal untuk membantu warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan, khususnya untuk khitan,” ujarnya.

Sebagai seorang pegawai negeri sipil dan bertugas sebagai perawat di Puskesmas Pamar, Icil tak lantas melupakan tugas utamanya. Untuk program khitan gratis dari pintu ke pintu dilakukan usai menjalankan kewajiban utama di Puskesmas.

“Tentu ini, menjadi bagian dari mengisi waktu setelah menjalankan tugas utama,” tuturnya.

Ketika disinggung dengan biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan aksi sosial tersebut, Icil menyebutkan, awalnya hanya menggunakan biaya sendiri.

Namun, ada sejumlah pihak yang akhirnya ikut mensupport kegiatan khitan gratis ini.

“Beberapa waktu lalu, Ketua DPRK, Arwin Mega bersama Dinkes setempat, menggelar khitanan gratis. Kebetulan, ada lebih obat-obatanya, itu yang kita gunakan lagi,” jelas Icil.

Dia menambahkan, aktifitas khitanan door to door, sebenarnya sudah dilakukan beberapa teman seprofesinya namun tidak pernah terpublis.

“Aktifitas khitan gratis dor to dor, bukan saya aja. Tapi ada beberapa kawan-kawan yang memang sudah bergerak sejak lama. Intinya, kami ingin membantu warga yang kurang mampu,” ungkapnya.

Meski begitu, Hamzah Usmindra, tetap bersyukur karena inisiatif yang dilaksanakannya bisa diikuti serta menjadi motivasi bagi orang lain untuk bisa berbagi antara sesame sesuai dengan kemampuan serta keahlian masing-masing.

“Alhamdullillah, aktifitas yang saya laksanakan banyak pihak yang mendukung, termasuk dari pemerintah langsung,” ungkapnya.

Bahkan lanjut Hamzah Usmindra, ia bersama sejumlah rekan-rekan se profesinya sudah menginisiasi untuk membentuk komunitas ataupun dalam bentuk relawan agar bisa bergerak bersama melayani masyarakat dalam melaksnakan khitan gratis, khususnya bagi mereka yang kurang mampu secara ekonomi.

“Rencananya secepat mungkin kita bentuk komunitas ini,” lanjut Hamzah.

Dibalik aktifitasnya melakukan khitan gratis door to door, ada sederet nama yang selalu memberikan dukungan. Selain keluarga, ada beberapa nama yang selalu mendorong Hamzah Usmindra untuk tetap menjalankan misi sosialnya itu.

Mereka adalah, Ketua DRPK, Arwin Mega, serta seluruh anggota dewan, Sekda Karimansyah, Subhandhy AP, Bidan Juniara, Debi Yuliswandi, dr Azwar, Mualimin SKP, Munadi SKep, Pria Suhada SKep, Winta Alexandria, Zulkarnain SKep, Sahirul Huda SKep, Arwin Roni Lahanda SKep, Ihsan SKep, dan Ariga SKep.(SerambiNews)

Komentar

Loading...