3 Hari Dikurung Dalam Apartemen, Gadis Berusia 26 Tahun Asal Aceh Bernasib Malang

Oknum Ketua Forkab Diduga Perkosa Gadis Aceh, Dijanjikan Lulus PNS

DC2373CD-76F4-4730-96E8-F743615F69E4

TOSKOMI.COM || – Dengan modus bisa meluluskan korban menjadi CPNS, oknum Ketua Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh, berinisial AY alias PM, diduga telah menyetubuhi AN (26) perempuan asal IDI Aceh Timur. Namun, setelah pria berusia setengah abad lebih itu puas melampiaskan hasratnya, korban dibiarkan terkatung-katung selama tiga hari di sebuah apartemen kawasan Jakarta.

Menurut keterangan korban, awalnya pelaku menawarkan jasa bahwa dirinya bisa mengurus korban lulus menjadi CPNS. Untuk memudahkan, pengurusan tersebut harus dilakukan di Jakarta.

“Kami ke sana (Jakarta) disuruh bawa Ijazah dan nomor registrasi CPNS agar bisa dibantu luluskan di sana,” ujar korban.

Korban bersama temannya Put (23) merasa yakin dengan iming-iming oknum Ketua Forkab tersebut, apalagi pelaku mengaku sangat kenal dekat dengan Gubernur Aceh Non Aktif Irwandi Yusuf serta membawa-bawa nama tokoh Aceh lainnya yang ada di Jakarta.

Kemudian, pada tanggal 11 Desember 2019, korban dan temannya sepakat berangkat ke Jakarta dengan penerbangan Lion Air, dan seluruh biaya ditanggung oleh AY alias PM. Sampai di Jakarta, korban mengatakan mereka di jemput dan dibawa ke kawasan apartemen Kalibata city tower viola.

Menurut pengakuan korban, begitu sampai di apartemen, kemudian AY alias PM meminta korban agar mau berhubungan badan dengannya supaya urusan pengurusan CPNS bisa berjalan lancar.

Korban sempat menolak dan ketakutan, namun diduga pelaku memaksa disertai ancaman, hingga akhirnya Pria berusia senja itu berhasil melampiaskan hasrat birahinya kepada korban.

“Malam itu dua kali bapak itu setubuhi saya. Saya sangat jijik, tapi saya takut karena di apartemen itu kami tidak dibolehkan keluar kemana-mana, dengan alasan Jakarta bahaya,” ungkap korban.

Dilanjutkan, keesokan harinya, pelaku kembali minta jatah hubungan badan. Namun kali ini ditolak mentah-mentah dan korban meminta pulang ke Aceh karena sudah tiga hari di apartemen tidak ada kejelasan urusan CPNS serta tidak dibolehkan keluar.

Bahkan tiket pulang ke Aceh yang dijanjikan pelaku sudah di pesan pada Senin (16/12/2019), hingga kini belum dipesan juga. Kondisi ini membuat korban menjadi frustasi.

“Bapak tuha paleh nyan geupeugah dro geuh hebat, GAM jameun, aneuk buah di Aceh meuribe mandum turi getnyan. Peulom getnyan Ketua Forkab Aceh, mandum petinggi di Aceh meuturi getnyan,” ungkap korban dengan logat bahasa Aceh yang kental.

Sementara itu Oknum Ketua Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh, AY alias PM, hingga berita ini ditayangkan, belum berhasil terhubung untuk diperoleh keterangannya.(Afnews.co.id)

Komentar

Loading...