Hukum Adat Vs Hukum Syari’at Islam…?

Heboh Reje Kampung Memutuskan Hukum PARAQ Kepada Dua Warganya di Aceh Tengah

Ilustrasi Foto Khalwat Mesum

TOSKOMI.COM || Takengon – Baru baru
ini aceh tengah di gemparkan dengan isu khalwat yang terjadi di kampong pedemun
di kecamatan lut tawar oleh dua insan non muhrim.

Terjadinya perbuatan khalwat
tersebut sebelumnya sudah di tangani oleh aparat desa kampong pedemun yang
dipimpin oleh reje kampong , hal ini akibat sudah menimbulkan keresahan di
kalangan masayarakat kampong tersebut.

Lalu pada tanggal 02 Desember
2019 aparat kampung pedemun beserta petue mengadakan musyawarah menanggapi isu
perbuatan Zina yang dilakukan oleh pasangan non muhrim tersebut yang telah
menimbulkan keresahan masyarakat kampong pedemun.

Sebelumnya kepala desa kampong pedemun
membenarkan kejadian Khalwat yang melibatakan masyarakat kampungnya, pelaku
merupakan warga kampong pedemun si perempuan sebut saja (Bunga Taik Ayam)
merupakan warga pedemun dan sudah berkeluarga.

Sementara laki lakinya sebut saja
(Unik Punging),  informasi pada saat
kejadian masih berstatus lajang, namun saat ini si laki laki ini sudah
berkeluarga.

Awal mula diketahui oleh
masyarakat akibat tersebarnya foto foto yang di kirim melalui nomor tak dikenal
dan dikirim ke Suami dari pada perempuan pelaku zina sebut saja (Bunga Taik
Ayam).

Lalu suaminya mengintrograsi
istrinya yang dudiga kuat telah melakukan hubunganbadan dengan salah seorang
warga pedemun yang kebutulan adalah tetangganya sendiri, ungkap salah seorang
warga yang tak ingin di sebutkan namanya ini.

Sebelumnya suami daripada “Bunga
Taik Ayam” ini berniat akan melaporkan ke polres aceh tengah kalau istrinya
tidak maujujur, lalu karena takut ingin di laporkan ke polisi maka 9Bunga Taik
Ayam) yang merupakan istrinya ini mengakui semua perbuatanya dengan tetangganya
itu. Ungkap warga pedemun yang merupakan keluarga dari pada pelaku khalwat ini.

Setelah isu ini semakin besar
bergulir di kampong lalu aparat desa memanggil kedua belah pihak yang merupakan
pasangan non muhrim ini, dan kedua pasangan non muhrim ini mengakui
perbuatanya.. ungkap kepala desa pedemun.

Setelah itu desa mengeluarkan hukum
adat kepada kedua pelaku khalwat ini di antaranya hukuman yang di berikan
kepada pasangan non muhrim ini adalah : 1. Kepada saudara inisial “ Unik
Punging” di laki laki dan “Bunga Taik Ayam” inisial si perempuan yang sudah
bersuami ini untuk meninggalkan kampong Pedemun One One, dan tidak
diperbolehkan berdomisili/bertempat tinggal dan berusaha di kampong pedemun One
One selama lamanya, 2.Dijatuhi hukuman PARAQ (Hukum Adat) tidak diperbolehkan
lagi mengikuti acara sinte murip dan sinte mate dikampung pedemun dan one one,
3. Kepada kedua pelaku khalwat di putuskan segala bentuk administrasi di kampong
pedemun one one kecamatan lut tawar ini.

Kepetusan desa ini di berlakukan
atas pertimbangan : 1. Perbuatan Khalwat/mesum bertentangan dengan ajaran agama
islam, 2. Perbuatan tersebut bertentangan dengan Qanun Syariat Islam, 3.
Perbuatan tersebut di anggap mencemarkan nama baik kampong pedemun one one, 5. Untuk
menghindari hal hal yang tidak diinginkan yang bersipat anarkis.

Pelaku yang berjenis kelamin laki
laki sebut saja (Unik Punging) ini bekerja di salah satu instansi pemerintah
kabupaten aceh tengah dan juga bekerja di salah satu perusahaan media lokal online
 didtaran tinggi tanoh gayo aceh tengah.
(E1)

Komentar

Loading...