Hakim Asal Aceh Ditemukan Tewas di Dalam Mobil, Diduga di Bunuh

Mobil korban, Jamaluddin, hakim dan Humas PN Medan, ditemukan dalam kondisi menabarak pohon sawit, dan korban ditemukan dalam kondisi tewas di dalam mobil.

TOSKOMI.COM
||
Medan — Seorang hakim yang menjabat sebagai Humas Pengadilan
Negeri (PN) Medan, Jamaluddin,55, Jumat (29/11/2019), ditemukan tewas di dalam
mobilnya di area perkebunan sawit Desa Sukaramai, Kecamatan Kutalimbaru,
Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Korban yang kelaihran Nagan Raya,
Provinsi Aceh ini merupakan hakim karir. Dia diduga tewas sebagai korban
pembunuhan.

Laporan-laporan menyebutkan, warga
setempat yang pertama kali menemukan mobil Land Cruiser warna hitam milik
korban, plat nomor BK-77-HD, di bawah sebuah pohon. Warga menemukan sekitar
pukul 13.00 WIB, kemudian melihat ke dalam mobil, dan melihat ada orang dalam
kondisi tewas.

Informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan warga setempat. Dari temuan itu, kemudian dilaporkan ke perangkat desa selanjutnya ke kepolisian.

Korban ditemukan tewas di dalam mobilnya, diduga korban pembunuhan.

Kondisi korban saat ditemukan
sangat mengenaskan dengan tubuh terbujur kaku dan terdapat bekas luka di leher.

Mayat korban tergeletak di kursi
tengah, dengan air bag mobil sudah terbuka otomatis akibat mobil ditabrakan ke
pohon sawit. Mayat korban juga sudah membiru dengan tangan terikat.

Turut ditemukan identitas korban,
Jamaluddin, kelahiran Nagan, 20 Maret 1964, berlamat di Perumahan Royal Monaco
Blok B No 22 Medan Johor.

Jamal sapaan akrab korban dikenal
sehari-hari sebagai Hakim yang biasa bersidang bersama para rekannya hakim
Eliwarti, Abdul Kadir dan Fahren.

Jamaludin bergelar Magister Hukum
ini merupakan Hakim Karier dengan jabatan Hakim Utama Muda dan pangkat Pembina
Utama Madya golongan IV/d dengan nomor identitas pegawai (NIP) 196403201990031004.

Pria kelahiran Aceh ini memiliki
istri Zuraihda Hanum dan telah dikaruniai 4 orang anak. Korban diketahui juga
sangat akrab dan terbuka dengan media, selalu mudah ditemui wartawan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan
Kompol Eko Hartanto membenarkan adanya temuan mayat tersebut.

“Masih dalam penyelidikan kuat
dugaan korban pembunuhan,” tegasnya.

“Kami telah membentuk tim khusus
untuk mengungkap kasus ini. Untuk jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit
Bhayangkara Medan,” ujarnya. (waspadaaceh.com)

Komentar

Loading...