Desa Paya Tumpi Baru Sudah Memiliki Wibsite Sendiri Buka Linknya payatumpibaru.desa.co.id

Hendri : 79 Kampung Se Aceh Tengah Sudah di Laporkan ke Pokres Terkait Dana Desa

Screenshot_20191124-090106_Facebook

TOSKOMI.COM || TAKENGON - Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Aceh Tengah Bripka Hendri F, yang mewakili Kasat Reskrim Aceh Tengah menyampaikan pemaparannya terkait dengan “Peran Kepolisian Dalam Pencegahan, Pengawasan dan Pengamanan Permasalahan Dana Desa”.

Bahwa Polri hingga saat ini masih terus melakukan kerja sama dengan desa/kampung dengan upaya peningkatan kapasitas Aparatur Kampung dalam memahami teknis pelaksanaan dana desa. Dia menyampaikan bahwa hingga hari ini sudah banyak laporan yang masuk terkait dugaan penyalahgunaan dana desa.

Laporan yang masuk ke Polres Aceh Tengah terkait dengan penyalahgunaan dana Kampung di Aceh Tengah berkaitan erat dengan tidak adanya transparansi di Pemerintahan Kampung tersebut. Transparansi di sini tidak cukup hanya dengan mempampangkan poster Baliho Anggaran Dana Desa tiap tahunnya di Kampung. Lebih dari itu Kampung di tuntut dapat melaksanakan mekanisme dan tahapan-tahapan penggunaan dana Desa sesuai peraturan yang telah diamanahkan itu dapat terpenuhi. Seperti contoh pada tahun ini yang berlaku adalah mekanisme teknis pengunaan dana desa sesuai dengan Peraturan Bupati Nomer 18 Tahun 2019.

Pemerintah desa disarankan agar melakukan sosialisasi terkait peraturan penggunaan dana desa kepada masyarakatnya. Hal ini dianggap penting agar tidak terjadi gejolak di masyarakat. Kanit Tipikor Hendri F, juga menyampaikan sekiranya ada desa yang memerlukan bantuan Polri dalam hal pengawalan dana desa dari Bank ke Kampung dipersilahkan menyurati ke Polres atau Polsek setempat. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya Tindak Kriminal seperti yang pernah terjadi beberapa waktu yang lalu. Uang hilang dicuri saat pengambilan Dana Desa di Bank oleh karena tidak adanya pengawalan dan jarak dari Bank dan Kampung terlalu jauh.

Terkait Kasus Dugaan Laporan Penyalahgunaan Dana Desa yang masuk ke Polres Aceh Tengah, Hendri F mengatakan, pihaknya tetap berkoordinasi terlebih dahulu dengan Inspektorat sebagai Auditor yakni Aparatur Pengawasan Internal Pemerintah (APIP). Terkait dengan penaganan kasus dugaan korupsi di desa, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Polda Aceh untuk lakukan Gelar Perkara. Setelah gelar dengan Polda Aceh maka baru dapat di pastikan kasus tersebut layak atau tidak dinaikan dari Penyidikan ketingkat Penyelidikan.

Hingga saat ini tahun 2019 Polres Aceh Tengah dibagian Tipikor telah menerima laporan terkait Dugaan Tindak Korupsi Dana Desa di Kabupaten Aceh Tengah sebanyak 79 Kasus laporan sejak tahun 2015. Laporan terbanyak yang masuk pada tahun 2016 dan 2017. Dari jumlah laporan tersebut 2 (dua) Laporan Telah di tetapkan Tersangka dan dalam Proses Peradilan. Sementara itu 4 (empat) kasus diantaranya telah mengembalikan uang kerugian negara. Dia menyampaikan modus yang banyak terjadi adanya tandatangan Fiktif dalam hasil musyawarah desa dan juga ada unsur Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam menerapkan kegiatan dana desa di Kampung. (Payatumpibaru.desa.co.id)

Komentar

Loading...