Indra : Perbuatan ini termasuk dalam katagori pelanggaran berat dan Komisioner KIP AcehTengah

Indra Praktisi Hukum : Saya Mendapatkan Bukti Percakapan WA Adanya Permufakatan Jahat

PhotoGrid_1573184134654

TOSKOMI.COM || TAKENGON - Pasal 22 E ayat 1 UUD 1945 yang menegaskan pelaksanaan Pemilihan Umum haruslah dilaksanakan secara bebas, jujur dan adil, namun rupanya salah seorang Komisioner KIP Aceh Tengah sdr. MUHKLIS sepertinya tidak memahami secara jelas maksud dari Pasal tersebut.

Secara etik seorang Komisioner tidak boleh berhubungan baik langsung ataupun tidak langsung dengan para calon legeslatif yang sedang dalam tahapan-tahapan untuk proses pemilihan.

Namun setelah saya mendapatkan bukti percakapan WA baik itu adanya permufakatan jahat untuk melakukan penggelembungan suara untuk sdr.Erwinsyah serta jumlah nominal uang yang telah diserahkan baik tunai ataupun beberapa kali tranfer via ATM.

Pengkondisian ini tidak mungkin atas inisiatif dari 11 (sebelas) orang Panwas Kecamatan, yang jelas adalah dari Komisioner tersebut, seperti janji yang disepakati sebelumnya.

Yang lebih nekad nya lagi pengkondisian dilakukan diluar daerah, dalam hal ini 11 orang Panwas dan sekarang Komisioner yang membuat permufakatan jahat namun ternyata tidak berhasil untuk mendongkrak suara dari caleg yang memesan.

Seperti yang saya katakan sebelumnya perbuatan ini termasuk dalam katagori pelanggaran berat dan Komisioner KIP AcehTengah yaitu sdr.MUKHLIS harus diberhentikan secepatnya oleh DKPP.

Bagaimana mungkin akan terselenggara pemilihan, bebas, jujur dan adil, sementara oknum penyelenggara Pemilu di KIP Aceh Tengah bermental korup dan berusaha mendongkrak kehidupan dengan cara yang instan.

Secara aturan hukum pemberi suap dan penerima suap kedua-duanya harus dihukum, dan mungkin hal inilah yang menjadi persoalan sehingga tidak ada laporan polisi oleh Caleg tersebut.

Ini bukanlah Persoalan remeh, kiranya kita semua berharap untuk pemilihan 5 (lima) tahun berikutnya tidak terjadi lagi persoalan yang memalukan seperti ini.

Ketika diminta mengembalikan uang..MUHKLIS dan H, lempar batu sembunyi kiranya (E1)

INDRA KURNIAWAN, SH.
PRAKTISI HUKUM DI ACEH TENGAH
Sekaligus Advokat/Pengacara

Komentar

Loading...