Penegakan Hukum Jadi Ajang Bersih Bersih…..? #PenyelamatanUangNegara

Tim TP4D Kejati Aceh Monitoring, GeRAK : Jangan Cuma Sebatas Kunjungan

Screenshot_20191018-142033_Instagram

TOSKOMI.COM || REDELONG - Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Sub Tim III Kejaksaan Tinggi Aceh Melakukan Monitoring terhadap kegiatan peningkatan jalan Bandara Rembele dan Jalan batas Bener Meriah.

GeRAK Gayo apresiasi kinerja tim dari Kejati Aceh atas pantauan nya terhadap paket pekerjaan yang menggunakan sumber anggaran dari Otsu Aceh.

GeRAK Gayo berharap sekali kepada Tim TP4D Kejati Aceh agar benar benar menjalankan pungsi monitoringnya, karena berdasarakan temuan dari GeRAK Gayo banyak kegiatan dari Otsus Provinsi dan Otsus Kabupaten yang bermasalah dan diduga kuat temuan ini tindak pidana korupsi ini dilakukan secara ssistematis.

Dedi P, sebagai koordinator GeRAK bidang Advokasi tindak pidana korupsi mengatakan banyak sekali rekanan rekanan yang diduga “NAKAL” salah satu contoh paket kegiatan pembangunan Jalan Bandara Rembele - Batas Aceh Tengah.

Pekerjaan pembangunan jalan tersebut di kerjakan oleh PT.IRHAM JAYA asal biren ini sebagai pelaksana pekerjaan pembangunan jalan tersebut sudah melanggar kontrak kerja, tentu ini akan berimflikasi pada tindak pidana korupsi yang mengakibatkan kerugian terhadap keuangan negara.

Dan Lapisan matrial bersumber dari lokasi kalian C Jamur Ujung yang notabennya tidak boleh di gunakan untuk matrial pembangunan jalan yang memiliki standar hotmix tersebut.

Sekali GeRAK Gayo berharap dengan kehadiran Tim TP4D dari kejati aceh harus memberikan efek jera yang benar benar meiliki bukti kongkrit, jangan di jadikan tugas dan kewenangan sebatas kunjungan jalan jalan.

Bila kebobrokan pekerjaan tidak ada perubahan, maka GeRAK Gayo menaruh curiga terhadap tim TP4D dari Kejati aceh atas kunjungan monitoringnya yang kami nilai main “MATA”. Tutup Dedi P. Sebagai aktivis anti korupsi di Tanah Gayo ini. (A1)

Komentar

Loading...