Perlu di Baca Angota Polres Aceh Tengah, Daya Tarik Wisata Subulussalam

airter7un

TOSKOMI.COM || SUBULUSSALAM - Kota Subulussalam tidak hanya identik dengan areal perkebunan kelapa sawit, tapi ada sederet kekayaan alam dan komoditas yang menjadi andalan daerah tersebut, seperti sektor pariwisata dan pertanian.

Untuk sektor pariwisata, Kota Sada Kata ini pantas menjadi tujuan para pecinta alam.

Ada sederet destinasi wisata alam yang menarik dikunjungi. Di antaranya air terjun Silangit-langit di Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat.

Di lokasi ini terdapat air terjun tujuh tingkat yang disebut Silangit-langit. Ke lokasi ini, pengunjung harus menggunakan perahu motor selama satu jam lebih.

Kemudian ada juga air terjun Khuam, Rantau Panjang, Simemanuk, dan FKL Lae Souraya di Desa Pasir Belo, Kecamatan Sultan Daulat.

Di sekitar Pasir Belo ini tercatat sembilan air terjun yang tingginya mencapai 50-70 meter, asri dan sangat menawan hingga memikat hati bagi siapapun yang mengunjungi.

Bahkan, lokasi yang tak kalah indahnya air terjun Simanuk-Manuk. Untuk menuju lokasi wisata ini hanya butuh waktu satu jam perjalanan dengan perahu motor.

Selain itu ada pula pemandian Alam Indah, Sarkea. Letaknya yang hanya sekitar empat kilometer dari pusat kota Subulussalam ini mudah dikunjungi.

Rasanya dengan mengembangkan potensi Lae Sarkea sebagai lokasi tempat bersantai sambil menikmati aliran sungai yang cukup tenang dengan lika-likunya, bisa membuat keberadaan kota “Sada Kata” ini menjadi menarik.

Tetapi, tentu tidak sesederhana itu, berbagai faktor penunjang serta keselamatan akan ancaman arus sungai yang tidak stabil tentu perlu diperhitungkan pula.

Secara kasat mata, keberadaan Lae Sarkea yang kini dijuluki Objek Wisata Alam Indah memang menyimpan sebuah potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi.

Tetapi lagi-lagi, kawasan itu sangat butuh “jamahan” dari pemerintah setempat.

Tak hanya itu, air terjun SKPC dan Pemandian Penuntungan di Kecamatan Penanggalan sebagai salah satu objek wisata unggulan di daerah ini.

Potensi lainnya, hutan cagar alam di sepanjang Lae Ikan (kedabuhen), Kecamatan Penanggalan.

Kawasan ini sangat potensial untuk dikembangkan apalagi letaknya yang sangat strategis dan dengan mudah menjadi persinggahan bagi para pelancong atau wisatawan yang melewati kawasan tersebut layaknya objek wisata Penatapan di Sumatera Utara.

Apalagi bila di sana dibangun taman-taman, tentu keberadaan sungai di bawah jalan itu akan menambah daya tarik warga untuk sekedar duduk-duduk di alam terbuka tersebut.

Ini adalah sebahagian dari lokasi yang dapat dijadikan sebagai kawasan wisata.

Kemudian Dua kilometer dari pusat kota juga ada kebun salak pondoh. Jika Anda di Kota Sada Kata itu dan ingin mencicipi kesegaran salak pondoh langsung dari pohonnya, sesekali datanglah ke Desa Penuntungan, Kecamatan Penanggalan.

Desa yang juga lokasi wisata pemandian air terjun sebagian penduduknya berprofesi sebagai petani salak ini.

Ketika memasuki kawasan ini, beberapa meter Anda akan langsung melihat sejumlah deretan pohon salak dan kesejukan udara khas pedesaan. Pembaca tentu kenal dengan salak yang satu ini, dagingnya kenyal, rasanya manis dan harum.

Jika Anda sering makan buahnya, maka di Kota Subulussalam anda bisa langsung memetik sendiri buah yang masih segar.
(Tribunnews)

Komentar

Loading...