Terkait Jalan 16 M, Pemuda Tingkem Akui Banyak Kejanggalan

20191001_102159

TOSKOMI.COM || BENER MERIAH - Kami selaku pemuda dan penggurus POKDARWIS tingkem sangat menyesalkan PEKERJAAN yang terjadi pada saat ini dijalan Bener Meriah Batas Aceh Tengah lintas Origon Takengon.

Novriandi selaku mewakili pemuda mengatakan, yang kita tau berita yang tersebar dari salah satu Media Online Dataran Tinggi Gayo dengan judul " 16 Milyar PT Irham Jaya bangun jalan asal-asalan di Bener Meriah " ini jelas Sangat merugikan kami khususnya selaku petani yang memiliki perkebunan di kawasan Origon dan akan menjadi beban bagi kami sebagai penggurus Pokdarwis yang memiliki Tupoksi sebagai pengembangan Destinasi Wisata yang terfokus di kawasan Origon.

" Kami sekarang sedang membangun objek wisata di puncak Origon, tentunya dengan di bangun nya jalan ini akan sangat membantu pengembangan wisata di puncak Origon tersebut. kami juga sangat berharap dengan kwalitas jalan tersebut bisa di nikmati oleh masyarakat.

Setelah beredarnya berita tentangan pemblendingan material base B jalan Origon beberapa hari yng lalu kami langsung menghubungi pihak perusahaan melalui pesan Whatsapp tentang berita yang beredar akan tetapi pihak Prusahaan menepis bahwa berita tersebut bohong karna di lapangan masih timbunan pilihan, belum terlaksananya ke kegiatan Klas B, begitu pernyataan dari beliau. Uangkap Novriyandi.

Selanjutnya Husaini ketua karang taruna Tingkem juga mengungkapkan "Terkait berita itu bohong atau tidak, yang jelas kami hanya berharap proses pembangunan jalan itu tidak bermasalah dan sesuai dengan standar agar masyarakat tidak di rugikan . Karna kami menduga sepertinya banyak yang jangal dalam pembangunan jalan ini, sebelumnya juga pihak sopir Dump Truk Bener Meriah sudah melakukan pemblokiran di jalan Origon.

Gal itu ddikarnkan mereka menganggap kontaktor ingkar janji. Yang jelas kami masyarakat hanya berharap pembangunan jalan Origon ini tidak bermasalah dan sesuai dengan standar agar dapat di gunakan oleh masyarakat. Ungkap Husaini (A1)

Komentar

Loading...