Walaupun Perempuan Tapi Berani Tutup Tempat Maksiat, Kalau di Aceh Tengah Berani Gak ya…?

Ehem Contoh Geh : Begini Cara Risma Hilangkan Tempat Maksiat di Surabaya

20191014_202714

TOSKOMI.COM || Surabaya - Kegigihan tekad Wali Kota Tri Rismaharini menutup Dolly dan Jarak sebagai lokasi prostitusi pada tiga tahun lalu tidak bisa dilupakan begitu saja.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irvan Widiyanto memiliki pengalaman yang mungkin seumur hidupnya tidak akan melupakan. Ia teringat ketika bersama Kepala Dinas Sosial Supomo menemui Wali Kota Risma terkait rencana pengalihfungsian Dolly dan Jarak.
Hingga akhir hayat tidak bisa saya lupakan," ujar Irvan kepada wartawan di ruang Humas Kota Surabaya, Senin (1/5/2017).

Bagi Irvan, Wali Kota Risma telah mencambuk dirinya ketika dirinya dinilai ragu-ragu menutup Dolly dan Jarak.

"Saat itu Bu Wali ngendikan (bicara) begini, Van, jika awakmu ora wani, kene aku silihono pentungane satpol. Tak budal dewe," kata Irvan menirukan ucapan Wali Kota Risma saat itu.

Bak disambar petir di siang bolong, sebagai anak buah tentunya terpacu untuk semakin bersemangat. Irvan pun memimpin anak buahnya melakukan penertiban bersama polisi.

Saat itu, resiko yang dihadapi Satpol PP tidaklah ringan. Sebab para penentang penutupan Dolly dan Jarak mengancam akan menggeruduk Satpol PP.

"Bismillah, lahir batin saya siap menghadapi segala resiko yang harus kami tanggung demi mengembalikan masa depan anak-anak dan warga Dolly dan Jarak," katanya. (Detik)

Komentar

Loading...