GeRAK Gayo : Milyaran Kerugian Negara Akibat Oknum Kontraktor Nakal di Aceh Tengah

PhotoGrid_1570420209036

TOSKOMI.COM || TAKENGON – Paket pekerjaan pembangunan jalan bintang takengon yang memiliki nilai pagu 10 Milyar diduga pekerjaan asal asalan.

Dari laporan warga rawe bahwa peningkatan jalan tersebut matrial yang di gunakan berkuwalitas rendah.

GeRAK Gayo setelah mendapat laporan warga langsung turun ke lokasi dan medaptkan lapisan matrial yang tidak sesuai speak.

GeRAK Gayo menemukan Fakta lapangan bahwa asphalt yang sudah di timpa matrial tidak di scrub, Seharusnya sebelum di letakkan matrial, Asphalt harus di scrub dulu minimal pakai kuku grader.

GeRAK Gayo menyangkan jumlah anggaran besar yang bersumber dari dana Otsus tahun 2019 ini jauh dari harapan masyarakat.

Hasil temuan yang di dapat bahwa banyak rekanan menggunakan matrial dari lokasi tanpa izin, sehingga matrial yang di gunakan matrial illegal dan tidak dapat di pertanggungjawabkan dan saat ini tim GeRAK Gayo sedang menelusuri kebenaran informasi tersebut.

Didiga perusahan pelaksananya adalah CV. Sinar Asri Alamat jalan H.A Jalil No.3 dusun gampung tambon tunong kecamatan dewantara kab. Aceh Utara.

GeRAK Gayo juga meminta kepada Konsultan Pengawas untuk serius mengawasi pekerjaan ini jangan sampai ada kong kalikong, karena GeRAK Gayo juga heran melihat matrial yang ada apakah itu Klas (B) apa kelas (A)

GeRAK Gayo sudah mecoba melihat matrial yang ada di lintas jalan Takongon Bintang tersebut sangat buruk sehingga ini akan berdampak pada ketahanan jalan nantinya jangan sampai uang milyaran rupiah habis untuk keuntungan perusahaan tanpa melihat manfaat jalan untuk rakyat.

GeRAK Gayo meminta kepada Kepolisian dan Kejaksaan Aceh Tengah untuk tidak bosan bosanya mengawasi uang negara yang saat ini sedang di kerjakan oleh perusahaan swasta untuk projek projek infrastruktur di wilayah kabupaten aceh tengah.

GeRAK Gayo dalam waktu dekat akan merilis semua kegiatan Otsus dan APBK yang ada di aceh tengah karena fakta lapangan banyak matrial yang di kurangi oleh pihak rekanan, dan GeRAK Gayo akan menyurati Polda Aceh, Kajati Aceh dan KPK karena ini menyakut dana Besar yang seharusnya bisa di manfaatakan oleh rakyat sehingga pengawasan ini menjado penting dan juga harus memberi efek jera terhadap kontraktor dan konsultan pengawas yang nakal.

Hingga berita ini di turunkan pihak toskomi belum dapat menghubungi pihak rekanan untuk konfirmasi. (A2)

Komentar

Loading...