Aksi Mahasiswa Tolak Tambang Desak Gubernur Aceh Cabut Izin PT.LMR

IMG-20190905-WA0012

TOSKOMI.COM || BANDA ACEH - Aksi Mahasiswa yang di gelar di halaman kantor gubernur aceh pagi tadi berujung pada pembakaran.

Aksi mahasiswa yang di gelar tersebut terkait izin PT. LINGE MINERAL RISORT yang beroperasi di kabupaten aceh tengah kecamatan linge tepatnya di desa linge dan jamat.

Legiatan PT.LMR saat ini sudah selesai tahap Eksplorasi dan sedang menunggu izin eksploitasi untuk kemudian bisa beroperasi lebih jauj.

Atas hal tersebut Masyarakat Gayo hingga mahasiswa terus membanjiri dukungan untuk menolak kehadiran PT.LMR untuk melaksanakan penambangan emas di neheri Gayo

Sebelumnya Gerak Aceh juga sudah menganalisa terkait izin eksplorasi mulai tahun 2007- 2012 yang mana banyak aturan yang di langgar oleh PT.LMR

Aksi unjukrasa mahasiswa atas penolakan PT.LMR untuk meng eksploitasi emas di gayo hari ini dilakukan di beberapa daerah seperti Mahasiswa Di medan juga melakukam aksi penolakan dan mahasiwa Yogya juga turut turunbkejalan melakukan penolakan.

Salah satu orator pengunjukrasa dari Gerakan Mahasisa Nasioanal Indonesia (GMNI) Cabang Karateker Kota Banda Aceh Bung Dedy Purnawan menjelaskan bahwa Gubernur Aceh harus sesegera mungkin mencabut izin PT.LMR sebagaimana sebelumnya PLT Gub Aceh mencabut izin PT.EMM yang beroperasi di Nagan Raya dan Aceh Tengah.

Bung Dedy Purnawan juga meninta dukungan rakyat gayo agar nanti bersama rakyat gayo untuk turun ke lokasi Pertambangan PT.LMR untuk mengusir selurih aktifitas PT.LMR yang ada di aceh tengah

Hal ini perlu dilakukan karena ini adalah bentuk pencegaham dini demi menyelamatkan Bumi Gayo dari lerusakan akibat ulah ulah manusia serakah, dan perlu diketahui bahwa Gayo masih banyak memiliki sumber daya alam di atas bumi untuk memenuhi kebutuhan rakyat gayo yang sudah barang pasti lebih ramah lingkungan dari pada meng eksploitasi Tambang Emas yang hanya menguntungkan Elit dan Pihak Pengusaha Tabang dan pada akhirnya hanya menyisakan penderitaan kepada rakyat gayo. (A2)

Komentar

Loading...