Bupati “BELA” Direktur RSUD, Buktikan Salahnya Kalau Ada Saya Copot

1560774322174_image1

TOSKOMI.COM || Takengon - Mengenai harapan masyarakat Aceh Tengah agar Bupati Shabela Abubakar mengganti Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru, Dr. Hardi Yanis Sp.Pd kandas diujung jalan, alih-alih mendengarkan aspirasi masyarakatnya, Bupati Aceh Tengah malah menentang masyarakat yang menginginkan Direktur Rumah Sakit itu untuk diganti.

“Jika ada yang berani membuktikan dr. Hardi bersalah, saya akan copot dia sesuai aturan,” ujar Bupati  yang ditemui dihalaman kantor Setdakab Aceh Tengah, Selasa 6 Agustus 2019.

Dengan nada tinggi, dihadapan para anggota Satpol PP dan beberapa kuli tinta, Shabela menantang siapapun dia, jika memang bisa membuktikan kesalahan Dirut Rumah Sakit tersebut maka ia selaku Bupati Aceh Tengah Akan mencopot Direktur Rumah Sakit tersebut.

“Namun jangan karena Dr. Hardi Yanis orang yang berbeda agama yang disebut China non muslim terus kita harus mencopot jabatannya, lihat apa yang sudah Dr. Hardi lakukan untuk rumah sakit Aceh Tengah ini, karena ada dia Rumah Sakit Datu Beru dapat sertifikasi dan mendapat kenaikan gread menjadi rumah sakit pendidik,” jelas Bela.

Disinggung adanya insiden yang terjadi di rumah sakit, Bela menghimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu membesar-besarkan masalah, Bupati juga mencontohkan terkait masalah terlambatnya penanganan oleh tenaga medis pada pasien yang kehabisan cairan inpus, menurut Bela hal itu sudah diklarifikasi oleh Dr. Hardi dan sudah terjawab.

Begitu juga dengan masalah ambruknya plafon ruangan Kepies, menurut Bupati hal itu hanyalah sebuah musibah akibat dari kesalahan dalam memasang tiang penyangga gorden pembatas antar pasien.

“Itu kan musibah yang terjadi karena salah pasang gorden saja, bukan masalah kesalahan pengawasan, jangan dipolitisirlah,” ujarnya

Selanjutnya Bupati yang berpasangan dengan Firdaus ini mengajak masyarakat agar melihat sisi baik apa yang sudah dicapai oleh Dr. Hardi Yanis selaku Dirut rumah sakit saat ini, terkait mutu dan kualitas pelayanan di rumah sakit tersebut, Bupati berjanji akan menekankan Dr. Hardi untuk terus berusaha memperbaiki kualitas pelayanan para tenaga medis bawahannya. (LI.COM)

Komentar

Loading...