11 Tahun Ditinggal Suami, Kini Susliani Terpaksa Hidup Di Rumah dengan Dinding dan Atap Terpal

031ECFF6-B90E-462D-A2E8-65DFC251DC11

TOSKOMI.COM|| (5/7/2019)- Susliani (46) yang merupakan warga Desa Lot Kala, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah. Terpaksa hidup di sebuah rumah dengan kondisi yang tidak layak huni.

Susliani sudah 11 tahun menjadi orang tua tunggal bagi orang anaknya setelah ditinggal sang Suami.

Menurut pantauan wartawan Toskomi.com saat ini mereka tinggal di dalam sebuah rumah yang terletak di Desa Gunung Balohen, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah yang berukuran 5 x 4 m dengan berdinding dan beratapkan tenda (terpal). Ditambahlagi ternyata rumah tersebut tidak memiliki toilet.

Susliani mengatakan "selama 10 tahun kebelakang tinggal di dalam rumah sewa, namun untuk saat ini saya tidak sanggup lagi mencari biaya sewa. 

“saya lebih memilih tinggal di tempat ini bersama ketiga orang anak saya, walaupun pada siang hari kami tidak bisa menempati rumah ini dikarenakan sangat panas" keluhnya.

Mencari biaya kehidupan sehari-hari saya hanya mengandalkan dengan menjual ikan keliling, bahkan bisa sampai ke bener meriah, ungkapnya.

Sebelumnya sudah banyak yang meminta data terkait pembangunan rumah duafa, saya sudah tidak ingat lagi berapa kali sangking seringnya data tersebut diberikan, namun hingga saat ini belum pernah terealisasi, ada juga yang menjanjikan rumah dengan meminta uang sebesar Rp. 300.000,- tapi hal tersebut juga tidak ada sampai sekarang ini, tambahnya.

Saya sangat berharap ada bantuan baik dari pihak Pemda maupun dari pihak lain terkait pembangunan rumah saya ini, tutupnya. 

Dilain pihak Pemerintah Aceh Tengah tampaknya sibuk dengan urusan-urusan yang tidak begitu penting, misalnya didalam APBK 2019 tercantum pembelian mobil bernilai miliyaran rupiah untuk Mobil Dinas Bupati dan Wakil Bupati, mungkinkah ini yang disebut perubahan?(B88)

Komentar

Loading...