GeRAK Gayo Nilai Manajemen RSUD Datu Beru Tidak Profesional Akibat Tanggapan WADIR

PicsArt_07-31-08.30.05

Toskomi.com | Takengon (31/07) Menanggapi klarifikasi pihak manajemen RSUD Datu Beru takengon, melalui wakil direktur III yang mengatakan bahwa pembangunan gedung telah sesuai, namun dirinya tidak mengetahui secara pasti penyebab ambruknya plafon yang menimpa pasien di ruangan kepies kamar nomor 21. selasa (30/07/2019).

Dedi purnawan selaku Badan Pekerja GeRAK Gayo menyayangkan klarifikasi dari pihak Rumah Sakit yang diungkapkan melalui wadirut II dr. Indra Luthfi yang terkesan sepele dalam menanggapi kejadian tersebut.

Padahal pihak rumah sakit harus tunduk pada peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia No 24 tahun 2016.
Tentang persyaratan teknis bangunan dan prasarana Rumah Sakit guna mewujudkan tertib pengelolaan bangunan dan prasarana yang menjamin keandalan teknis bangunan dan prasarana dari segi keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan.

Dedi purnawan juga mempertanyakan kapasitas dr. Indra Lutfi yang mengatakan bahwa pembangunan gedung telah sesuai,

"padahal ini kan urusan ilmu konstruksi, tentu sangat berbeda dengan ilmu kedokteran jadi tidak boleh menafsirkan sesuai atau tidaknya bangunan tersebut tidak berdasarkan kompetensi ilmu bangunan,ucapnya.

Seharusnya kejadian seperti ini dapat di cegah dengan tindakan preventif apabila pihak rumah sakit benar - benar menjalankan pemeliharaan bangunan dan prasarananya secara berkala dengan periode waktu tertentu.

"Dan perlu kita ketahui bersama, rumah sakit harus menyediakan biaya pemeliharaan paling rendah 15% dari nilai bangunan"

kita dapat melihat bersama melalui video yang beredar di jejaring Media Sosial bagaimana korban ambruknya plafon ini tidak hanya menderita secara fisik tetapi juga psikis akibat kejadian tersebut.

Untuk itu, GeRAK Gayo berharap pihak manajemen RSUD Datu Beru harus memberikan klarifikasi secara profesional tentang pemeliharaan teknis bangunan sesuai prosedur , guna untuk menghilangkan kecemasan di tengah masyarakat dan menjamin kejadian seperti ini tidak terulang kembali,tutupnya.(A2)

Komentar

Loading...