Masalah Tender : Shabela Angkat Bicara Terkait Kata “BIADAB” Yang di Utarakan MS

Shabela AB

TOSKOMI.COM || Takengon - Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar akhirnya angkat bicara soal postingan MS yang menyebutnya bupati terbiadab dalam hal tender proyek. Kepada rri Senin (15/7/2019) mengaku, MS kerap mengkritik pemerintah Aceh Tengah dengan nuansa hinaan, sehingga pada kasus dugaan pencemaran nama baik pemerintah kali ini tak bisa ditolerir. Bupati mengambil sikap tegas dengan melapor ke polisi.

Bupati Shabela mengaku tak paham dengan sikap MS yang memposting perkataan tak senonoh di akun facebooknya. Shabela menduga, postingan MS akibat kalah tender proyek. Padahal katanya, mekanisme tender proyek telah diatur oleh panitia yang bersifat independen  dan tak dapat diintervensi oleh pihak manapun, termasuk bupati.

Shabela juga mengaku tidak pernah mencampuri persoalan tender proyek yang selama ini terbuka untuk umum.

“Kalau saya campuri, gak mungkin lah hak-hak bupati, wakil bupati pun untuk orang, ini fakta, paling yang PL-PL bisa lah,” katanya.

http://BACA : Bupati Aceh Tengah Resmi Laporkan SM ke Polisi Terkait UU ITE

MS diamankan olisi Minggu (14/7) malam setelah dilapor oleh Bagian Hukum Aceh Tengah atas dugaan pencemaran nama baik pemerintah daerah dalam hal ini Bupati.

Kapolres Aceh Tengah melalui Kasatreskrim Iptu Agus Riwanto Diputra mengatakan, akibat perbuatannya, MS disangkakan melanggar UU ITE pasal 27 ayat (3) dengan ancaman pidana empat tahun penjara.

Berikut postingan MS di akun facebooknya;

“Bupati ter biadab dalam hal Tender di muka bumi ini adalah Bupati Aceh Tengah.

kenapa saya mengatakan Biadab :
curiculum vitai saya :
1. STM Sipil
2. Sarjana S1 Teknik Sipil
3. Pernah di Konsultan PT. Media Indo Tama
4. Pernah di PT. Pelita Nusa Perkasa
5. ka Program Infrastruktur & Perkim BRR
NAD-Nias regional III (7 kabupaten/kota).
6. dll

Ternyata di sini di Aceh Tengah tempatnya, Keahlian seseorang dalam bidangnya tak digubris, bagaimana mungkin saya kalah bertarung dengan penyedia debutan yang ngg ngerti teknis tetapi mereka bisa eksis lantaran faktor "x".
Untuk membuktikan ini saya kira sangat perlu berdebat dengan para teknisi dibarisan Bupati siapapun dia bahkan bila perlu biar saya tatar itu Bupati si biadab

Komentar

Loading...