Profesor Tokuda dari Jepang Buktikan Kecurangan KPU, Tenyata Inilah Kerja Tokuda…..?

Screenshot_20190624-130555_Facebook

TOSKOMI.COM || – Bermacam unggahan yang menyebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan kecurangan kembali tersebar di linimasa media sosial. Kali ini dari seorang pengguna Facebook bernama Reza Ananta.

Ia mengunggah info kecurangan KPU melalui sebuah foto yang disebutnya sebagai seorang profesor ahli demokrasi asal Jepang bernama Prof Tokuda, disertai sejumlah keterangan.

Namun, kemudian terkonfirmasi foto yang digunakan adalah foto seorang bintang porno asal Jepang, Shigeo Tokuda.

Narasi yang beredar
Akun Facebook bernama Reza Ananta mengirimkan sebuah unggahan ke grup "Facebook Prabowo Sub Presiden RI 2019-2024" pada Jumat (21/6/2019).

Unggahan itu berisi informasi kecurangan yang dilakukan KPU pada proses penghitungan suara Pemilihan Presiden 2019 kemarin disertai sebuah foto yang disebut sebagai ahli demokrasi asal Jepang.

Ahli itu bernama Prof Tokuda (84). Ia memegang selembar kertas berisi hasil perhitungan suara yang menunjukkan suara untuk Prabowo-Sandi sebesar 61 persen, sementara suara untuk Jokowi-Ma’ruf hanya 38 persen.

Sosoknya terlihat tersenyum dalam foto. Pengunggah menyebutnya sebagai reaksi Prof Tokuda melihat kecurangan yang dilakukan KPU.

Sementara melalui penelusuran gambar digital, Kompas.com mendapatkan fakta lelaki di dalam foto yang diunggah Reza bukanlah seorang professor ahli demokrasi. Meski begitu, benar ia bernama Tokuda dan berasal dari Jepang.

Sosok sebenarnya dari lelaki itu bernama Shigeo Tokuda (84), seorang bintang porno asal Negeri Sakura yang sudah banyak terlibat dalam film-film dewasa. Di Indonesia, sosok Tokuda dikenal luas sebagai Kakek Sugiono.

Menggunakan aplikasi reverse image, foto tersebut rupanya milik sebuah perusahaan agen penyedia foto Getty Image.

Dalam foto sebenarnya, Tokuda bukanlah memegang selembar kertas putih berisi hasil perhitungan suara pilpres di Indonesia, melainkan sebuah poster salah satu video porno yang ia bintangi.

Dari keterangan yang tersedia, foto itu diambil oleh Yoshikazu Tsuno di sebuah toko video di Tokyo pada 5 Maret 2009, jauh sebelum Piplres 2019 dilaksanakan. (KOMPAS)

Komentar

Loading...