KPBG Desak Dinas Pariwisata Jadikan Tugu Aman Dimot Pusat Event Budaya Mingguan

7D376AD6-2F04-4A36-8E9D-736C5B2DF065

Takengon (21/06) Seniman Aceh Tengah yang tergabung kedalam Komunitas Peduli Budaya Gayo ( KPBG ) minta Pemerintah Aceh Tengah memperhatikan seniman baik personal maupun yang tergabung dalam sanggar.

Hal itu disampaikan Ketua KPBG, Mawan lewat siaran persnya (20/6).

Mereka meminta pemerintah daerah kabupaten Aceh Tengah in casu Dinas Pariwisata Aceh Tengah untuk peka dalam melihat generasi muda pecinta seni dan budaya daerah dengan menciptakan upaya dan terobosan yang baik.  supaya kesenian dan budaya gayo tetap lestari dan berkembang di dataran tinggi gayo. 

Seniman Ia hanya ingin suaranya, karyanya, kreatifitasnya, kemampuannya dan seluruh apa yang diinginkannya, bisa dihargai orang lain. Tak lebih dari itu, Sisanya mereka ingin dimengerti bahwa seniman juga seorang manusia, yang juga butuh kehidupan.

Seniman bukan “pengemis”, yang hanya berharap belas kasih orang lain. Memunguti rupiah dengan menundukkan kepala tanpa rasa malu. Seniman juga tak berkenan mendapat iba dari orang lain, karena yang dibutuhkan tak lebih dari sebuah menghargai dan dimengerti. 

Komunitas Peduli Budaya Gayo (KPBG) Juga berharap Kepada pemerintah Agar mengadakan Event mingguan di Tugu Aman Dimot,  fungsinya sanggar atau pun seniman lainnya yang ingin memiliki wadah untuk menampilkan bakat dan kreativitas mereka dalam kesenian supaya wisatawan yang berkunjung ke Aceh Tengah juga disuguhkan dengan Kesenian tradisional dan modern. [Ay]

Komentar

Loading...