Uswatudin: Betul Ke Bupati A Lagu Oya Becerak? Sangkal Penyataan Bupati Aceh Tengah

Uswatudin Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tengah

Toskomi.com | Takengon - Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tengah membantah pernyataan Bupati Aceh Tengah bahwa ada “permainan” dilingkungan dinasnya.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tengah, Drs. Uswatuddin, M. AP kepada media ini (31/5/2019).

Uswatuddin yang ditemui diruang kerjanya menyatakan tidak benar bahwa ada permainan dara honorer seperti yang dituding oleh Shabela.

“tidak ada istilah manipulasi data, benar ada dari guru kontrak kita ada yang ikut calon legislatif, jadi kalau ada guru kontrak kita ikut calon harus buat pernyataan untuk keluar dari data honor dan ada juga yang meninggal dunia” Terang Uswatuddin.

Terhadap kasus tersebut Uswatuddin mengaku pihaknya tengah berupaya menganti guru tersebut dengan guru-guru yang sudah lama mengabdi, namun iya juga mengaku kualahan karena kuotanya tidak cukup untuk semua guru lama.

Kerkait pernyataan Shabela Abubakar yang menyatakan ada “permainan” terkait honorer, Uswatuddin pun membantahnya.

“itu saya tidak mengerti, jadi begini manipulasi data apakah memang benar pak bupati mengatakan seperti itu?!. Itu lah kalau ada pun ngomong seperti itu jangan di naikan supaya tidak jadi bumerang”. Kata Uswatuddin.

Kepada media ini Uswatuddin ingin meyakinkan bahwa tidak ada sedikitpun niatnya untuk menahan atau memperlambat gaji guru honorer. Namun pihaknya menyatakan berupaya memvaliditasi data.

“Yang honorer juga itu adc saya, saudara saya, anak saya, keponakan saya, saudara kita semua, tidak ada niat untuk memperlambat membayar honor” terangnya.

Menurut Uswatuddin, kemarin (30/5/2019) telah menyelesaikan seluruh administrasi mengenai pegawai honorer dan pihaknya juga telah membayar gaji honorer selama 5 (lima) bulan.

Lantas sekarang apa yang dimaksud Bupati Shabela Abubakar ada “permainan” di Dinas Pendidikan? Publik saat ini menanti bukti yang disampaikan Shabela, semoga statmen ini bukan ganya bualan semata. [Tm]

Komentar

Loading...