Ini Terkait Uang Negara, Apakah Perlu di Dalami Oleh Penegak Hukum…?

Bupati Shabela : Ada Permainan dan Kenakalan Antara Kadis dan Bendahara Terkait SK Tenaga Honorer

FB_IMG_1559256283845

TOSKOMI.COM || Takengon (31/5) Tenaga honorer yang bekerja pada sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mengeluhkan belum diberikannya gaji atas pengabdian mereka dalam beberapa bulan terakhir.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar menyebutkan, dirinya juga mendapatkan banyak pengaduan dari tenaga honorer setempat, yang mengharapkan gajinya segera cair menjelang hari raya idul fitri 1440 hijriah.

Shabela menyebutkan, kondisi ini terjadi karena adanya indikasi “permainan” di tingkat dinas, mengingat setiap Surat Keputusan (SK) pembayaran gaji yang diajukan oleh setiap pimpinan instansi langsung ditandatangani olehnya.

“Apabila sudah diajukan oleh kepala dinasnya, kemudian bupati teken, itu honor wajib diberikan, ini mungkin ada kenakalan, apakan di bendahara atau kebijakan dari pimpinannya, saya tidak tau, tapi kita sudah ingatkan beberapa kepala dinas,” katanya, Rabu (29/5/2019).

Sementara itu, Shabela juga tidak menampik terkait pernyataan dari seorang kepala dinas di Aceh Tengah yang menyebutkan jika keterlambatan ini akibat beberapa SK pembayaran gaji yang belum ditandatangani.
Ditegaskan, hal tersebut terpaksa dilakukan akibat banyak munculnya nama-nama baru yang diangkat menjadi tenaga honorer, dengan mengesampingkan para tenaga bakti yang telah mengabdi bertahun-tahun.

“Karena SK-nya berulang, disitu juga ada permainan, ada juga yang protes, yang sudah bakti tidak ditingkatkan ke honorer, tapi yang baru masuk dijadikan honorer, ini lagi kita saring betul-betul, karena tenaga bakti ini menuntut keadilan,” jelasnya.

Seperti diinformasikan sebelumnya, seorang tenaga honorer adminitrasi pada salah satu sekolah di pedalaman Aceh Tengah yang enggan disebutkan namannya, mengaku belum menerima gaji sebesar Rp 600 ribu perbulan sejak bulan Januari 2019 lalu.(rri.takengon)

Komentar

Loading...