KPK Melarang Sementara Bupti Aceh Tengah Membangkang…?

IMG_20190528_001236_0

TOSKOMI.COM || Takengon (28/5) Menjelang Lebaran 2019, sejumlah kepala daerah melarang aparat sipil negara (ASN) menggunakan mobil dinas untuk mudik ke kampung halaman mereka.

Namun, sebagian kepala daerah mengizinkan ASN menggunakan mobil dinas dengan berbagai syarat. Salah satunya Gubernur Banten Wahidin Halim.

BACA : Bupati Izinkan Mobdis Untuk Mudik ASN Aceh Tengah

Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mengeluarkan surat edaran yang mengingatkan pimpinan di pusat maupun daerah. Pimpinan diminta untuk mengimbau jajarannya untuk tidak menggunakan fasilitas dinas untuk keperluan pribadi jelang perayaan Lebaran 1440 H, seperti kendaraan dinas operasional untuk mudik.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, benturan kepentingan yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat akan muncul jika fasilitas kedinasan digunakan untuk kepentingan pribadi saat Lebaran.
Berikut ini sejumlah fakta tentang polemik mobil dinas untuk mudik:Gubernur Sumatera Barat melarang. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno melarang ASN di lingkungan Pemprov Sumbar menggunakan mobil dinas saat mudik Lebaran 2019.

"Aturannya sudah ada, tidak boleh ASN gunakan mobil dinas saat Lebaran. Namun, untuk SKPD tertentu masih diizinkan karena bertugas, seperti Dinas Perhubungan, BPBD dan juga humas," kata Irwan kepada Kompas.com, di Padang, Selasa (21/5/2019).

"Kalau yang tidak tugas, tidak boleh gunakan mobil dinas saat Lebaran. Kalau ada yang membandel, akan diberi sanksi," katanya. (Kompas-Tribunews)

Komentar

Loading...