Aktivis Asal Gayo Lues Mengecam “Mobil Ambulance Dipakai Untuk Angkut Burung Kontes”

IMG-20190211-WA0022

TOSKOMI.COM II Gayo Lues (Selasa 12/02/2019) Adanya informasi yang beredar mobil ambulance Puskesmas Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues  digunakan untuk mengangkut Burung yang akan di konteskan di Kota Puja Sera Belang Kejeren,  beberapa hari yang lalu.

Asrul Amin,  salah satu Aktivis yang berasal dari putra gayo Lues angkat bicara soal mobil ambulance itu,  asrul mengatakan seharusnya mobil ambulance digunakan untuk mengangkut pasien yang membutuhkan mobil tersebut dan tidak seharusnya mobil itu menjadi ajang bisnis atau untuk urusan pribadi.

Asrul juga menjelaskan mobil ambulance itu seharusnya digunakan untuk keperluan membawa peralatan medis untuk pasien di luar rumah sakit atau memindahkan pasien ke rumah sakit ketika dibutuhkan dalam keadaan darurat.

Pemuda Asal Gayo Lues yang saat ini masih dalam tahap pendidikan di salah satu kampus di Aceh Tengah itu mengungkapkan, persoalan serupa sering terjadi Sehingga perlu adanya tindakan lanjut dari pemerintah daerah khususnya dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Gayo Lues.

“Giliran Masyarakat membutuhkan layanan kesehatan setempat banyak yang keberatan. Tapi kali ini sungguh tidak Profesional oknum menggunakan mobil ambulance untuk mengangkut burung kicau yang akan dilombakan." Kata asrul.

Asrul saat di konfirmasi media ini bersikukuh mengatakan mobil ambulance tidak boleh digunakan di luar peraturan yang berlaku Menurutnya, apapun alasannya jika digunakan diluar ketentuan yang berlaku tetap masuk dalam peraturan penyalahgunaan.

Asrul juga menyebutkan Peraturan Menetri (Permen) Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 87 Tahun 2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja dimana Aparat Sipil Negara dilarang menggunakan kendaraan dinas diluar fungsi kendaran tersebut.

Aktivis tersebut juga menuntut agar pemerintah Kabupaten Gayo Lues, saatnya mengambil tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang lagi serta masyarakat sudah seharusnya bersinergi dengan pemerintah setempat menyangkut kepentingan orang banyak. Asrul juga mengatakan pemerintah dan dinas terkait agar lebih ketat dalam mengawasi fungsi-fungsi penggunaan sarana umum untuk keperluan pribadi kedepannya, Ungkap asrul. (D23)

Komentar

Loading...