SOP Beredar, Lihainya Eksekutif Mainkan Peran APBA 2018

IMG-20180118-WA0005

TOSKOMI.COM || Banda Aceh (18/1) Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang desk pembahasan kegiatan usulan masyarakat tahun 2018 itu,  ditanda tangan oleh Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) Drs. Dermawan (Ketua), Dr. Iskandar A. Gani, dr. Taqwallah, Drs. Saidan Nafi, SH, M. Hum dan Azhari, SE, M. Si (Wakil Ketua), Jamaluddin, SE, M. Si, Ak (Sekretaris), dan anggota Muhammad, SE, Ak, Drs. Surya Rayendra, kecuali Edrian, SH, Hum, ditanda tangan di Banda Aceh, 8 Desember 2017 lalu.

SOP setebal dua halaman yang diperoleh media ini dari dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Rabu (17/01/2018) mengatur program yang boleh dan yang dilarang.

Dalam SOP yang beredar tersebut menjelaskan, dalam rangka pelaksanaan pembahasan program/kegiatan usulan masyarakat tahun 2018, perlu ditetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk memastikan kegiatan usulan masyarakat yang telah diverifikasi oleh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dengan status merah, kuning, hijau sudah sesuai dengan kriteria yang disepakati bersama dalam rapat dengan Gubernur, Wakil Gubernur, dan TAPA pada tanggal 3 Desember 2017 dengan kriteria sebagai berikut:

Pertama, bagi usulan yang merupakan kewenangan provinsi yang dikelompokkan dalam status hijau harus didukung dengan dokumen pendukung sesuai kebutuhan.

Kedua SOP itu mengatakan, bagi usulan yang bersifat infrastruktur seperti jalan, Jembatan, Jembatan Gantung, Irigasi, Drainase, Embung, Masjid/Mushala, Dayah, rumah dhuafa, sumur bor, break water, jetty, saprodi dan alsintan pertanian/perikanan yang dikelompokkan dalam status hijau harus memenuhi syarat: adanya proposal/usulan, dokumen pendukung sesuai dengan jenis usulan/kegiatan, dan penerima manfaat adalah Pemerintah Kabupaten-Kota atau kelompok masyarakat/kegiatan yang menjadi binaan SKPA.

Ketiga, usulan yang bersifat perorangan hanya dapat diberikan kepada masyarakat, yang berpotensi terjadinya kerentanan sosial dan ekonomi, seperti penyandang disabilitas, lansia dan perorangan lainnya yang menjadi binaan Dinas Sosial dengan syarat diusul oleh Dinas Sosial dan atau masyarakat bersangkutan.

Keempat, usulan bantuan perorangan yang merupakan tupoksi SKPA yang berupa uang hanya boleh ditempatkan pada DPA PPKA (BPKA) setelah mendapat verifikasi dari SKPA teknis.

Kelima, usulan kegiatan yang tidak dibolehkan/dilarang (merah) antara lain: pagu usulan dibawah 100 juta, kecuali Rumah Dhuafa dan anak yatim, bantuan untuk penyandang disabilitas dan fakir miskin.

Kemudian pengadaan buku, bantuan modal usaha, bantuan pendidikan perseorangan, teratak/alat prasmanan dan kursi, publikasi/pariwara, kenderaan bermotor (roda dua dan empat), kain sarung, baju, sajadah dan sejenisnya.

Keenam, usulan kegiatan yang tidak termasuk dalam kriteria (poin 1-5) wajib mengikuti mekanisme penganggaran hibah bansos sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan dan baru dapat diakomodir dalam KUA-PPAS setelah mendapatkan pertimbangan TAPA.

Namun, SOP itu beredar setelah KUA-PPAS 2018 diserahkan pada Dewan Perwakilan Rakyat Aceh pada pertengahan 2017 lalu. Kemudian, SOP itu juga tidak ditanda tangan oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. “SOP Gubernur seharusnya teken,” kata salah seorang anggota DPRA.

Sedangkan anggota Banggar yang juga Ketua Komisi II DPRA Nurzahri melalui WhatsApp, Rabu sore (17/01) mengatakan, terkait SOP tersebut DPRA belum melaksanakan rapat. “Teman-teman dewan masih kebingungan karena bocornya SOP ke dewan, SOP itu tidak pernah diberitahukan,” ujar Nurzahri.

Itu sebabnya jelas Nurzahri, apakah SOP itu hanya untuk usulan masyarakat atau menyeluruh untuk program, termasuk program usulan Dinas dan Gubernur. “Atau hanya untuk program masyarakat yang melalui dewan,” kata Nurzahri.

Sementara itu Sekretaris TAPA Jamaluddin yang dikonfirmasi media ini melalui WhatsApp apa dasar hukum SOP program APBA 2018 yang boleh dan tidak dan mengapa SOP tersebut bukan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang tandangani, Rabu (17/01) tidak menjawab, meskipun pesan konfirmasi media ini dibaca. (modusaceh.co/A2)

Komentar

Loading...