Honorer Demo, Ini Kata Ahmadi

65CA5C05-B6F8-440F-A1EB-BCFDDDC271FA

TOSKOMI.COM|| Redelong (2/1/2018)- Sekelomok masa yang mengatasnamakan diri Aliansi Honorer Bener Meriah pertanyakan status mereka.

Kedatangan demonstran tersebut meminta penjelasan kepada DPRK, terkait keputusan Bupati Bener Meriah, untuk merasionalisasikan tenaga honorer dan bakti dilingkungan Pemkab Bener Meriah.

Bupati Ahmadi dan dihadapan rombongan honorer tersebut menjelaskan bahwa rasionasilasi tidak berarti diberhentikan.

“Ike bahasa Gayo e rasionalisasini begini, ike kurang i tamahen, ike lebih i kurangen “ Ujar Bapati Termuda Se-Aceh ini.

Ahmadi menjelaskan fakta yang ditemukan pihaknya SMP Cemparam misalya Guru yang bersetatus ASN sebanyak 2 Orang, Guru Honorernya 18 Orang sedangkan Jumlah muridnya hanya ada 9 Orang.

Ahmadi membandingkan dengan kondisi yang terjadi Di SD yabg berada di kecamatan Permata. Ruang Belajar 11, gurunya 7 sedangkan siswanya 350.

Jadi Ahmadi menjelaskan kepada seluruh hadirin yang hadir bahwa tidak ada satu suratpun yang ditanda tangani bupati yang menerangkan anda-anda berhenti sebagai honorer. Dan tidak ada pemberhentian sewenang-wenang.

Aksi tersebut sempat ricuh bupati sempat dilempari dengan air mineral. (Ys)

Komentar

Loading...