Satuan Reserse Polres Aceh Tengah Bekuk Eksekutor Pembunuh Gajah, AK 56 Di Sita

Kapolres Aceh Tengah Siaran Pers Terkait Penangkapan Sindikat Gajah

TOSKOMI.COM || Aceh tengah (27/7) Sat Reskrim Polres Aceh Tengah, amankan dua warga yang diduga terlibat dalam eksekutor pembunuhan gajah liar yang ditemukan mati tanpa gading di perkebunan warga dusun Payalah, Desa Karang Ampar, Aceh Tengah.

Keduanya adalah Thamren, 52 tahun, Warga desa Karang Ampar, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, dan Zubir Amirudin, 33 tahun warga Gunci, Kecamatan Sawang, Aceh Utara. Keduanya diduga turut membantu eksekutor dalam mengambil gading gajah liar.

Keduanya juga dilaporkan mendapat sejumlah honor dari otak pelaku. Tersangka Zubir mendapat uang senilai Rp.22 juta dan Thamren Rp.12 juta.

Dari keduanya petugas turut mengamankan sepucuk senjata laras panjang jenis AK 56, dua Megazen, 99 butir amunisi, sepmor Yamaha Vixon BL 6539 GQ, satu buku tabungan BRI Britama dan tiga HP.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Hairajadi S.H menjelaskan dari hasil pengembangan diketahui pelaku utama sekaligus eksekutor berinisial H dan HU. Mereka juga di duga sebagai pemilik senpi AK 56. Hingga saat ini petugas juga sedang melakukan pengejaran terhadap H dan HU. Polisi juga telah menetapkan keduanya sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Identitas dan alamat keduanya (eksekutor-Red) belum jelas, karena sudah kita lakukan pengejaran sesuai pengembangan dua tersangka yang kita amankan, namun belum juga kita ketahui,” kata Kapolres Aceh Tengah AKBP Haryajadi, di dampingi Wakapolres Kompol Warosidi dan Kasat Reskrim AKP Fadil dalam konferensi pers di Mapolsek Kebayakan, Selasa 25 Juli 2017.

Begitupun kata Kapolres Haryajadi, keberadaan gading gajah, sumber senpi dan penadah gading baru akan diketahui setelah otak pelaku H dan HU berhasil di tangkap.

Dikatakan, akibat perbuatannya itu, ke empat tersangka dijerat dengan pasal 1 ayat 1 uu darurat no 12 tahun 1951, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup dan jo pasal 40 aya 2 uu no 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, jo pasal 55 dan 56 kuhpidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara atau denda Rp. 100 juta

Sebelumnya diberitakan, seekor gajah sumatera kembali ditemukan tewas di perkebunan warga Dusun Payalah, Desa Karang Ampar, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah. Bangkai gajah yang ditaksir berumur 40 tahun itu ditemukan warga tanpa gading. Pada bagian organ gajah juga ditemukan satu lobang tembakan berukuran peluru.(Rel)

Komentar

Loading...