Temukan 10 Kg Ganja di Loket Angkutan Umum Takengon

anggota satnarkoba amankan bandar gaja di terminal paya ilang takengon

TOSKOMI.COM || Takengon (21/7) Polres Aceh Tengah mengamankan 10 kilogram ganja di salah satu jasa angkutan umum yang beroperasi di terminal Paya Ilang Kota Takengon, Rabu malam 19 Juli 2017.

Bersamaan dengannya, polisi juga mengamankan lima pemuda yang di duga pemilik barang haram itu. Mereka adalah Hp asal Indramayu yang bekerja pada salah satu pabrik kopi di kecamatan Bebesen, berikutnya RK, WW, IW serta AB, warga Aceh Tengah.

Kapolres Aceh Tengah melalui Kasat Narkoba Iptu Sastra Wijaya menjelaskan, keberadaan 10 kilogram ganja itu diketahui setelah mendapat laporan dari masayrakat.

Semula katanya, 10 kilogram ganja itu hendak di kirim ke Semarang, Jawa Tengah oleh pemiliknya. Lantas barang tersebut tertinggal di loket jasa angkutan umum tempat dimana barang itu dititip pemilik.

Diceritakan Kasat Narkoba Sastra, merasa curiga dengan keberadaan barang itu, kemudian pemilik jasa angkutan umum membuka bungkusan ganja itu yang telah di paket menggunakan kotak. Isi dari kota itu kataya, selain ditemukan ganja, juga disertai dengan sejumlah bungkusan kopi.

“Setelah kita cek, benar adanya bahwa paket itu berisikan ganja, kemudian kita telusuri pengirim dan akhirnya kita amankan lima pemuda yang kita duga sebagai pemilik barang itu,” kata Sastra, Kamis 20/7/2017).

Dikatakan, kelima pemuda itu saat ini telah diamankan di Polsek Kebayakan, untuk diproses hukum. Ia turut menghimbau agar orang tua tetap berhati-hati dan terus memantau pergerakan anak-anaknya guna terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Pasalnya kata Sastra, saat ini Aceh Tengah sudah menjadi salah satu wilayah transit peredaran narkoba.(*)

Komentar

Loading...