Rasionalisasi Honorer Bener Meriah

lambang_kabupaten_bener_meriah

TOSKOMI.COM|| Redelong (10/7/2017) – Bupati/Wakil Bupati Bener Meriah Priode 2017-2022, Ahmadi, SE dan Tgk Syarkawi dipastikan akan memikul beban honorer yang membebani Kabupaten tersebut.

Jumlah Honorer yang saat ini  4.276 Orang tersebut menyedot hampir 15 Milyar setiap tahun anggaran Kabupaten yang berada di Kaki Bur NiTelong tersebut.

Beban tersebut nampaknya ditinggalkan oleh rezim sebelumnya yang tidak bisa mengontrol jumlah penerimaan Pegawai honorer yang selama ini disi oleh SKPK sampai kepada titipan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten.

Perekrutan tersebut juga tidak dilakukan secara terbuka sehingga Tenaga Honorer tersebut menjadi bola panas yang menghantui rezim yang akan datang. Ketidak terbukaan tersebut juga mengundang Tanya khusus mengenai kapasitas Pegawai yang memakai seragam coklat muda itu.

Perekrutan yang mayoritas dilakukan secara nepotisme tersebut perlu dirasionalisasikan. Wacana tersebut sempat muncul ketengah publik saat Plt. Bupati Bener Meriah memimpin Apel tanggal 27 Maret 2017, namun sampai dengan saat berita ini diturunkan upaya tersebut belum dikasanakan, bahkan terdengar kabar bahwa sejumlah SKPK sempat menambah tenaga Honorernya.

Dilain hal, pembangunan sarana dan prasarana publik juga harus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bener Meriah yang akan datang. Infrastruktur sampai ke sentral produksi warga untuk meningkatkan produktivitas kabupaten yang mayoritas penduduk petani kopi ini dinilai gagal dilakukan oleh Rezim-rezim sebelumnya.

Sejak 13 Tahun Berdiri, Kabupaten Bener Meriah belum memiliki kota yang representatif untuk mengembangkan bisnis. Beragam persoalan tersebut tentunya tidak akan teratasi apabila 75% APBK habis tersedot untuk belanja pegawai, sehingga ruang fiskal untuk pembangunan infrastruktur tidak cukup.

Rasionalisasi dan upaya-upaya yang dilakukan penghematan anggaran lainya wajib dilakukan oleh Bener Meriah agar mengejar ketertinggalan dengan kabupaten lainya. (Z.80)

 

 

Komentar

Loading...