DPRK ACEH TENGAH HARUS TERBUKA MENGENAI KUNGKERNYA

Kungker DPRK Aceh Tengah

TOSKOMI.COM|| Takengon (5/5) Pemborosan Anggaran Para Anggota DPRK Aceh Tengah terhadap tabiat pelancongan yang berkedok studi banding sepertinya sewujud dengan air liur. Berulang kali diputar dimulut namun hasilnya tetap sama, tapi tidak pernah menghasilkan apapun. Anggota dewan seperti masa bodoh dengan kehebohan rakyat yang mempersoalkan studi banding mereka

Padahal, ada banyak cara lebih efektif dan efisien yang bisa dilakukan anggota DPRK Aceh Tengah untuk menimba informasi dari luar daerah seperti menggunakan informasi elektronik, lewat korespondensi atau teleconference bahkan hasil penelitian lain. Rasanya sulit berharap DPRK memenuhi harapan publik mengefisienkan anggaran negara. Pasalnya, mereka justru memilih untuk makin gencar memunculkan alasan-alasan untuk memenuhi libido pelancongan mereka.

Studi banding anggota dewan kali ini, sebagaimana sebelum-sebelumnya, percuma saja. Bukan periode ini saja, sejak dulu kekonyolan dalam studi banding anggota DPRK juga terlihat. Tentu tidak pernah lepas dari ingatan publik betapa semerautnya Aceh Tengah saat ini. Longsor Utung-utung, serta beberapa sederetan musibah yang melanda Kabupaten ini tidak melunakan libido dari anggota DPRK ini untuk kunjungan keluar daerah.

Transparansi itu yang mestinya tidak saja menyangkut hasil kunjungan, tetapi rencana kunjungan yang meliputi tujuan, program kerja/agenda, biaya perjalanan, dan hasil-hasil yang ingin dicapai. Bila katup transparansi tidak juga dibuka DPKR, menjadi wajar sekiranya publik menggugat efektivitasnya.

Tidaklah berlebihan pula sekiranya kunjungan kerja ke luar untuk sementara dihentikan dan dananya dialihkan untuk kepentingan yang lebih mendesak. Mengkritisi kinerja DPRK termasuk menyerukan studi banding disetop bukan karena kita hendak membatasi kiprah politikus ini. Rakyat sudah jengah dengan tabiat negatif yang kini melekat pada anggota DPRK yang berimbas pada citra sebagai lembaga sebagai lembaga tukang lancong. (Z80)

 

Komentar

Loading...