Hari ini dilanjutkan pencarian Irfan Andika

Saksi Korban Longsor, Batu Besar Melewati Kepalanya

TOSKOMI.COM || (23/4) Pasca Longsor di Utung-utung Kampung Mendale, Kecamatan Kebayakan kabupaten Aceh Tengah Sabtu Siang jam 11:30 Wib 22/04/2017 lalu.

longsor di jalan lintas Nasional ini mengakibatkan badan jalan tertutup dan jalan lintas Takengon - Bintang Lumpuh total tak bisa di lalui oleh pengguna jalan dari arah Kecamatan Kebayakan ke kecamatan Bintang. Badan jalan yang tertutup Longsor panjang sekitar 150 Meter dan tinggi 50 meter.

Dalam kejadian longsor ini Pengendara sepeda motor yang melintas dari arah Bintang menuju kota tekengon menjadi korban timbunan longser saat itu, Namun Korban ini selamat dalam insiden longsor tersebut.

Hermansyah 46 tahun Petani dan istrinya Darlina 42 tahun petani serta anaknya Winsabandi 3,5 tahun warga Kampung Konyel kecamatan Bintang menjadi korban dalam kejadian longsor sabtu siang 22/04/2017 tersebut. Tim toskomi. Com yang langsung menemui korban ke puskesmas kecamatan bintang.

"Waktu kami lewat di jalan pas tikungan di situ terdengar suara keras sekali dari atas gunung begitu kami lihat ke atas gunung batu besar jatuh lewat di atas kepala kami dan tak sempat berbalik arah tanah yang ada di gunung turun cepat sekali dengan bebatuan". cerita darlina.

Darlina yang sudah tertimbun longsor setengah badan bersama anaknya sabandi meminta tolong kepada orang yang ada disekitarnya yang juga tertimbun longsor, namun darlina melihat sudah ada beberapa warga datang menolong dengan mengambil bebatuan dan mengorek tanah yang menimbun dia beserta anak nya, yang kemudian anak darlina dilarikan kepuskesmas kecamatan bintang,

sedangkan hermansyah suami darlina yang sedang mencari pertolongan kesebelah timur bagian longsor sembari menahan sakit akibat benturan longsor yang kemudian hermansyah juga dibawa warga kepuskesmas bintang seketika itu juga.

"kami pergi naik honda GL PRO warna hitam les merah, sesampainya ditikungan, batu turun dari atas melewati kepala kami saat kami melintas, kemudian kami melihat ke gunung itu tanah sudah turun dengan batu-batunya, kami ingin belok kan honda sudah tidak bisa lagi dan sayapun bersama istri saya melompat menyelamatkan diri dan saya melihat ada mini bus dari arah takengon, saya juga tidak tau lagi harus apa kerena honda saya pun tertimbun entah dapat atau enggak saya gak tau lagi".Pungkas hermansyah

Menurut keterangan darlina pada saat longsor terjadi ada mobil mini bus yang milintas dari arah takengon menuju kecamatan bintang.

"saya melihat ada mini bus yang tampak terhenti tapi seperti ingin memutar arah, karena posisi mobil tersebut sudah tampak miring sepertinya ingin balik arah kota takengon lagi, tapi saya tak tau lagi karna seketika tanah menimbun setengah badan saya, apakah mobil itu sudah pergi atau bagaimana saya tidak tau lagi". Jawab darlina sambil merintih kesakitan. (A1) 

Komentar

Loading...