Hutan Gundul Akibat Pemerintah Melakukan Pembiaran

435 Rumah di Terjang Banjir Bandang di Aceh Tenggra, 2 Rumah Ibadah Hancur

TOSKOMI.COM || Aceh Tenggara (13/4) Sebanyak 435 unit rumah di dua kecamatan di Aceh Tenggara rusak setelah diterjang banjir bandang.

130 Unit rumah di antaranya rusak berat. Dua rumah ibadah juga ikut mengalami kerusakan.

Dua kecamatan yang diterjang banjir bandang yaitu Kecamatan Lawe Sigala-gala dan Kecamatan Semadam. Dari 435 rumah yang rusak, 130 unit rumah rusak parah, 210 rumah rusak ringan dan 95 unit rumah mengalami rusak sedang. Lokasi banjir tersebar di 11 desa di dua kecamatan tersebut.

Kasi Logistik Bidang Kedaruratan BPBD Aceh Tenggara, Yanti, mengatakan pihaknya belum dapat mendata secara keseluruhan jumlah rumah rusak karena hingga saat ini beberapa titik jalan belum dapat dilalui. Pembersihan masih terus dilakukan.

"Ada dua rumah di sana ada yang rata dengan tanah," kata Yanti saat dihubungi, Selasa (12/4/2017).

Rata-rata rumah rusak akibat terendam banjir dan tertutup material batu, kayu dan lumpur. Kecamatan terparah diterjang banjir bandang yaitu Kecamatan Semadam.

"Ini masih data sementara. Kemungkinan jumlah rumah rusak bertambah," jelas Yanti.

Selain rumah, sejumlah fasilitas umum di sana juga ikut terdampak. Satu unit masjid, satu unit gereja, satu kantor desa, satu sekolah rusak. Tim gabungan masih terus berusaha menjangkau ke seluruh titik untuk mendata kerusakan.

"Yang paling parah itu di Kecamatan Semadam. Desa di sana dekat dengan gunung," ungkapnya.

Banjir bandang di Aceh Tenggara terjadi sekitar pukul 18.00 WIB Selasa (12/4) kemarin. Penyebabnya setelah kawasan tersebut diguyur hujan deras. Satu warga ditemukan meninggal dunia akibat terseret banjir. (sumber : Detik.com)

Komentar

Loading...